[Celoteh Santri] Saatnya Santri “NGIJO-IN” Indonesia

Yap, tadi sore (10 Maret 2008) ada kumpul-kumpul nih di gedung Rektorat. Bukan buat ngegossip lho, tapi buat membicarakan hal yang berkaitan dengan SATAGANA, SADA, dan DnG. Apaan tuh?

SATAGANA itu singkatan dari SANTRI TANGGAP BENCANA. Tujuan didirikannya klub ini untuk membangun santri yang tanggap terhadap bencana alam yang ada. Santri yang ikut serta dalam SATAGANA diajarkan bagaimana usaha-usaha mencegah bencana, serta tanggap dengan cepat dan tangkas menghadapi bencana. Sehingga, ketika santri telah lulus dari Darunnajah, mereka bisa sangat bermanfaat di luar sana dalam kegiatan yang berkaitan dengan bencana. Untuk mempersiapkannya, Biro Kemasyarakatan sudah membeli 1 buah perahu karet, yang insya Allah akan ditambah dengan peralatan tanggap bencana lainnya. Dan mereka yang tergabung dalam SATAGANA akan mendapatkan latihan khusus selama menjadi anggota. Seperti mengunjungi situ-situ (danau-danau), dan tempat lainnya.

Kalau SADA, itu sudah nggak asing lagi. SADA adalah SANTRI AGAINST DRUGS ABUSE. Ini adalah perkumpulan santri yang menyatakan TIDAK untuk narkoba. Karena para santri ini menyadari bahaya akan narkoba dan akibat jangka panjangnya. Karena banyak banget nih yang minat sama SADA, jadi anggotanya pun dibatasi dan dibagi dalam kelompok lainnya. Kegiatan yang sudah dijalankan antara lain mengikuti seminar skala nasional di Hotel Sari Pan Pacific. Seminar yang diikuti oleh banyak kader pesantren ini juga dihadiri oleh 3 orang anggota SADA. Yaitu Vinken Geovannisa, Hanief Monady, dan Reza Rizky Ramadhan, dan mereka semua adalah  santri kelas V. Dan dalam waktu dekat ini, mereka akan mengunjungi pusat rehabilitasi untuk melihat secara langsung kegiatan pengobatan bagi para pecandu yang punya tekad untuk sembuh.

Naaaaah…ini yang bener-bener niat banget buat “ngijo-in” sekitar!! Gak lain DnG. Yaitu Darunnajah Green Hero, yang dari namanya aja udah berbau penghijauan. Kegiatan ini udah berjalan dengan sangaaaaaat lancar Alhamdulillah. Santri yang tergabung dalam DnG ini sudah menjadi panitia dalam hajatan skala nasional Pertemuan Nasional Kader Lingkungan Hidup dan Peluncuran Program “ECO-PESANTREN”. Jangan salah, program Eco-Pesantren ini dipelopori oleh Darunnajah, lho. Dan pencetusnya adalah Ust. Mardani Djuhri yang sangat peduli pada lingkungan sekitar yang makin lama makin botak. Dan acra selanjutnya, para anggota DnG ini akan pergi ke Al-Manshur, Serang, Banten untuk mengikuti program penanaman pohon yang akan diresmikan langsung oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup. Dan masih banyak kegiatan lainnya yang sudah dalam list rencana.

Semoga saja, 3 klub yang sangat bermanfaat ini terus berjalan dan istiqamah untuk mengajak seluruh lapisan untuk tanggap bencana, cegah narkoba, dan peduli pada lingkungan sekitar. GO GREEN!!!