[Celoteh Santri] REMAJA PECINTA SENI DAN BUDAYA

Wawancara salah satu penonton RPSB 2008-2009, Usth. Sri Musri S.Pdi

Q:    Karena baru pertama kali Ustazah menyaksikan RPSB, apa kesan pertama kali yang muncul di benak Ustazah tentang acara ini?
A:    Ketika pertama kali nonton, saya sangat surprise dan acaranya menarik. Saya salut dengan anak-anak kls 4 yang melatarbelakangi dan menyusun acara ini dengan sedemikian rupa, saya sangat salut.

Q:    Lalu, dari semua program yang Ustazah tonton, program apa yang paling berkesan bagi Ustazah?
A:    Karena Ustazah sangat gemar dibidang menari jadi Ustazah sangat suka dengan program Dance yang mereka tampilkan dan program Vokal yang mereka tampilkan juga menarik.

Q:    Lalu bagaimana dengan program baru yang mereka tampilkan misalkan Lenong?
A:    Dari segi panampilan, mereka menunjukan sebaik-baiknya karena berani mempertontonkan seni dari Jakarta itu. Tapi saya lihat mereka sepertinya kurang latihan karena terlihat kurang rapi tetapi ceritanya gampang diserap dan juga lucu.

Q:    Dari sudut pandang Ustazah apa kelebihan dan kekurangan dari RPSB ini?
A:    Kelebihannya adalah acaranya variatif tetapi mungkin untuk ke depannya dapat ditampung lagi ide-idenya. Dan MC nya dapat membawa penonton, mungkin untuk tempat acaranya yang Outdoor agak sempit tetapi panggungnya cantik, saya suka. Dan kekurangannya terdapat di dekorasi depan panggung dan sekelilingnya kurang mendukung dengan tema RPSB itu sendiri yaitu “Seribu Satu Malam” tetapi untuk ukuran kelas 4 itu sudah cukup menarik dapat mengelolah acara seperti RPSB ini dan antusias penonton yang juga sangat mendukung.

Q:     Dari ke-3 MC yang ditampilkan, siapa yang paling berkesan bagi Ustazah?
A:    Saya suka Nur Fauziah meski ceplas-ceplos tetapi dia piawai dalam membawa penonton karena kelucuannya itu menurut Ustazah sendiri

(Naskah asli)