Pada saat itu juga saya langsung memasuki ruangan yang agak megah juga tetapi mereka yang sedang membaca buku di perpustakaan masjid ini hanyalah beralaskan karpet yang biasa di pakai dimasjid-masjid yang berada diluar lingkungan pondok ini. Pada saat itu saya bertanya kapada salah satu penjaga perpustakaan masjid ini yang bernama Akbar Nur Wahyu. Setelah beberapa lama kemudian kami berdua saling bertanya keluh kesahnya. Ternyata perpustakaan ini di kerjakan oleh beberapa santri yang memang telah menjadi anggota bagian pers darunnjah dan OSDN 08-09. Prosedur yang di canangkan oleh mereka pun sangatlah mudah beberapa diantaranya ialah bagi yang ingin meminjam buku-buku perpustakaan masjid diharuskan mempunyai kartu peminjaman yang biaya administrasinya hanya Rp 5.000,-/tahun. Dan yang ingin membaca diperpustakaanya pun langsung hanya tinggal menulis nama dan tanda tangan. Mudah kan makanya langsung aja cepat-cepat ke perpustakaan ini GRATIS lo………
Oleh : M Rizky Saad S V Mak @
Pada saat ditengah-tengah kesibukan santri darunnajah beraktifitas saya melihat beberapa santri darunnajah jakarta sedang menuju ke masjid tadinya saya itu mengira seorang santri itu menuju ke masjid untuk shalat ashar tetapi malah menuju kebelakang kanan dari arah selatan. Ternyata santri ini pun menuju ke Perpustakaan Masjid Darunnjah yang dibina oleh Bagian Pers dan Jurnalistik OSDN 08-09.