[Celoteh Santri] Menjadi Paskibra Porseka

[Celoteh Santri] Menjadi Paskibra Porseka

Oleh Imam Khairunnas

Santriwan Kelas III TMI Darunnajah

Setelah kami menyelesaikan soal-soal UN pada hari kamis setelah itupun kami berkumpul di rektorat bersama Ust. Muhubbin tentang kelulusan UN, kemudian kami semua berkumpul lagi bersama Ust. Yusra, tentang ekskul Paskibra. Pada hari itu kelas III yang tidak mendaftarkan diri sebagai Paskibra maka ia boleh pulang ke rumah mereka masing – masing dan harus kembali ke Darunnajah pada hari Jum'at pukul 21.30 dan belau juga mengancam kepada kelas III yang tidak pulang tepat pada waktunya maka akan dibotak.

Dan pada hari Jum'at pagi pukul 08.00 dimulailah pengetesan Paskibra memang pada waktu itu keadaan Darunnajah sangat sepi karena banyak sekali para santri yang izin refreshing  ataupun yang sudah pulang ke rumah mereka masing-masing. Banyak sekali santriwan yang ingin menjadi Paskibra atau Pasukan Pengibar Bendera yang insya allah akan mengibarkan bendera porseka pada PORSEKA kel XXXII nanti.

Yang mengetes adalah para senior askibra kelas V dan Ust. Yusro juga. Dari kurang lebih 80 anak yang terpilih hanyalah kurang lebih 20 anak jadinya seleksi ini sangatlah ketat sekali dan para senior tidak boleh asal memilih saja. Yang di tes juga banyak seperti Psikotest, Mata, Mental, Baris-berbaris, dan masih banyak lagi. Dan bagi yang lulus itu harus kuat dan mau dijemur oleh para senior Paskibra alias panas-panasan di tengah lapangan. Untuk Pembacaan kelulusan dibacakan pada hari ahad pagi pukul 09.30