[Celoteh Santri] Ketika Waktu Terasa Semakin Sempit

Berasa nggak sih kalo waktu itu semakin lama semakin terasa mencekik? Seperti, seakan kita baru aja perpulangan, tiba-tiba udah dekat aja waktunya kembali ke Darunnajah?? (Kalo yang ini mah………..)

Adalah sebagian dari tanda-tanda kiamat semakin dekat adalah waktu yang terasa semakin cepat. Sebenarnya, semuanya akan terantisipasi dengan baik apabila kita memanfaatkannya dengan baik. Pastinya, kita semua pernah ngerasain bagaimana sewaktu kita terasa 'uber-uberan' dengan waktu. Sebenarnya, itu akibat dari kita yang kurang memanfaatkan waktu dengan baik. Paling sering nih, saat ujian makin dekat, eh…setoran ibadah amaliah kita belom selesai. Alhamdulillah banget kalau guru kita bisa diajak 'nego' (emangnya grosir?). Kalo yang dispilin banget?  Siap-siap kebut-kebutan dengan hafalan pelajaran yang lainnya. Seperti yang ada di sebuah kata mutiara bahasa arab, al-waqtu kass sayfi, fa inlam qatha'hu qatha'aka. Waktu itu bagaikan pedang. Apabila kita tidak membunuhnya (menggunakannya), maka ia akan membunuh kita. Maksudnya, kalau kita tidak menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya, maka kita akan serasa dikejar-kejar. Betul, kan?

So, buat mengantisipasinya, mulailah menggunakan waktu sebaik mungkin. Biasakan untuk tidak menunda-nunda sesuatu yang bisa kita lakukan sekarang. Never put it until tomorrow what you can do today. Kata bijak yang ini pasti sering banget kan kita temuin di baris paling bawah buku tulis kita? Coba kita praktekin tulisan yang biasanya kita abaikan ini.

Susah memang awalnya, apalagi mengerjakan apa yang biasanya kita nomor duakan, termasuk ane sih. Tapi, daripada kita 'dibunuh' ama waktu, mendingan kita 'bunuh' duluan aja waktunya..bener kan..??