oleh:fatih zulfahmi
Dengan dinaikkannya harga BBM, otomatis seluruh kebutuhan kehidupan sehari-hari naik. Dampaknya sangat terasa untuk masyarakat khususnya dari kalangan menengah kebawah. Akhirnya tindakan-tindakan yang tidak diinginkan pun terjadi. Demo memprotesnya kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga BBM telah terjadi dimana-mana. Aksi anarkis warga pun tak terbendung, sehingga membuat rusaknya sarana umum dan sarana-sarana lainya.
Sebagai santri, dampaknya pun telah kita rasakan. Biasanya, kalau para santri izin keluar pesantren dan naik kendaraan umum, tarifnya berkisar antara Rp.1000. Tetapi, setelah naiknya harga BBM sebanyak 30% tarif kendaraan umum berubah menjadi Rp.2000 hingga Rp.3000, hebat ga????? yang jelas naiknya harga BBM harus kita jadikan pelajaran agar menghemat dan membantu beban orang tua kita. Semua kebutuhan naik, berarti pekerjaan orang tua kita jadi bertambah banyak….. tahun 2008 saja harga BBM sudah melambung tinggi, bagaimana 10 tahun mendatang???kita lihat saja nanti……………