Santriwati kelas V TMI Darunnajah
“ Ta’liem sekarang terlalu lembut, gak kayak dulu, kakaknya galak-galak” celetuk salah seorang santriwati Darunnajah.
Memangnya untuk menciptakan suatu disiplin harus galak?? Kalau menurut ana sih nggak, tergantung sikon aja. Masa kita mau marah-marah terus. Kalau emang anak-anak bisa diatur tanpa menjadi orang yang galak, ngapain juga kita marah-marah.
Galak itu perlu bahkan sangat diperlukan, tapi ada syaratnya yaitu kalau anak-anak sudah diperingati berkali-kali dan mereka masih gak ngerti juga. Sekaligus menjadi sebuah peringatan bagi mereka.
Lagipula kalau marah-marah itu banyak menimbulkan efek negative buat tubuh kita contohnya kita jadi cepat tua, karena otot di muka kita sering berkerut akibat dari muka kita yang “ditekuk” terus.
Intinya gak perlu jadi orang yang galak untuk menegakkan suatu disiplin kalau masih bisa ditangani dengan cara kelembutan. Menjadi galak, itu yang kedua.