[Celoteh Santri] Bimbel Pun Tiba
Oleh: Akbar Nurwahyu
Oleh: Akbar Nurwahyu
Setelah libur panjang yang sudah dirasakan oleh para santriwan, kini kelas tiga harus melakukan bimbel atau bimbingan belajar. Bimbel pun akan diadakan pada tanggal 18 Januari besok. Dan bimbel pun dilaksanakan ketika setelah pelajaran sekolah telah berakhir. Harinya pun juga terlalu padat dari hari senin hingga hari minggu. Dan rata-rata setiap harinya, tiap kelas harus belajar satu atau dua kali dalam sehari. Waktu-waktu ketika bimbel adalah sebagai berikut: 14:15-15:30 dan 16:00-17:15 atau sekitar jam yang tadi. Dan para santriwan harus membawa buku catatan kosong serta buku bimbel yang akan dibagikan dari sekolah. Gunanya membawa buku catatan agar apabila ada catatan dari guru atau penjelasan dari guru, para santriwan dapat mencatat penjelasan yang sudah guru berikan serta apabila ada latihan yang diberikan oleh guru, santriwan dapat mengerjakannnya di buku tersebut. Dari pihak sekolah mengusulkan agar setiap pelajaran membawa setiap buku dan diusahakan jangan di campur dengan pelajaran yang lain gunanya untuk santriwan dapat belajar dengan tenang dan tidak pusing.
Dan juga para santriwan setiap kali akan bimbel dengan gurunya masing-masing, para santriwan diwajibkan memakai busana kemeja ataupun koko. Agar para santriwan dapat belajar dengan penuh konsentrasi dan tidak mudah jenuh, akan tetapi salah satu guru masih meragukan dengan busana koko dan ini akan menjadi salah satu pertimbangan guru-guru untuk saling bermusyawarah. Selama bimbel juga akan diadakannya absensi bimbel, dan absensi ini akan pasti berguna apabila santriwan tidak mengikuti bimbel akan ketahuan kapan dan sudah berapa kali dia tidak mengikuti bimbel. Sekarang juga para santriwan ini sudah semangat sekali untuk bimbel yang nanti pada tanggal 18 besok. Mengapa diadakan bimbel sekarang? Karena dengan mata pelajaran yang akan diujikan nanti pada ujian nasional atau ujian akhir nasional ada empat yaitu, IPA, B.Inggris, B.Indonesia dan Matematika dan juga nilai standard yang sudah naik menjadi 5,25 dan juga ada yang mengatakan 5,50. Dan ini sudah harus dilaksnakan bimbel secepatnya agar para santriwan tidak mendapat nilai yang jelek dan sehingga mengakibatkannya tidak naik kelas.