Orang Tua Dan Anak

Setiap anak pasti pernah mengalami yang namanya perbedaan pendapat dengan orangtuanya. Termasuk urusan cita-cita yang ingin dicapai.

Meskipun kamu sudah menjelaskan secara baik-baik mengenai impianmu, masih saja orangtua kamu meragukan dengan pilihanmu yang satu itu. Orangtuamu takut kamu salah ambil langkah. Karena setiap orangtua menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya.

Mereka pun memutuskan untuk mengarahkanmu melakukan hal lain yang “sudah jelas hasilnya”, yang biasanya itu bukan passion kamu sama sekali. Dan biasanya diakhiri dengan kamu yang mengalah karena tidak ingin membuat orangtua kamu kecewa. Atau kamu berselisih paham dengan orangtua kamu karena kamu tetap bersikukuh dengan pilihan kamu.

Untuk menghindari hal-hal semacam itu, ada baiknya kamu melakukan lima hal berikut. Selain kamu bisa meyakinkan orangtua, siapa tahu mereka  juga mendukung penuh atas pilihan kamu.

Sebelum itu, ada baiknya jika kita juga menjaga tutur kata dalam meminta hal yang kita inginkan agar orang tua kita tidak merasa tersinggung dan malah tidak jadi memberikan apa yg kita inginkan.

1. Jelaskan impianmu pada orangtua dengan cara yang berbeda

Jika menjelaskan impianmu dengan cara yang mainstream tidak berhasil, tidak ada salahnya kamu mencobanya dengan cara yang unik dan tidak biasa.

Kita boleh memakai cara-cara lain yang unik dan anti mainstream untuk meyakinkan kedua orangtua kamu. Membuatnya dalam bentuk buku laporan atau sebuah film pendek, dan masih banyak lagi. Dijamin, orangtua kita akan langsung ngasih restu dan gak ngelarang kamu lagi.

2. Tunjukkan passionmu di bidang yang kamu geluti di depan orangtua

Kalau orangtuamu masih ragu dengan keputusanmu soal cita-cita, tunjukkan pada mereka kalau kamu benar-benar serius dengan cita-citamu. Dan kamu tahu betul apa passion kamu.

Jika ingin menjadi seorang chef profesional, kamu bisa menunjukkan kemampuanmu dengan cara membuatkan orangtua masakan terbaik yang pernah buat. Jika kamu ingin menjadi seorang penulis, kamu bisa menunjukkan hasil tulisanmu yang berhasil dimuat di situs-situs koran lokal, atau blog yang kita buat sendiri.

Orangtua pasti merasa kalau kita memang gak main-main dengan mimpimu. Dengan menunjukkan keseriusan kamu, sekeras apapun orangtua kamu pada akhirnya akan luluh dengan usaha dan kerja kerasmu.

3. Bawa “bala bantuan”

Tidak ada salahnya kamu membawa kakak, adik, sepupu, teman-teman, atau mungkin pelatih yang tahu perjuanganmu dari bawah, dan tahu betul dengan passion kamu serta meminta bantuan mereka untuk menjelaskannya pada orangtua.

Dengan mendengarkan penjelasan dari orang-orang terdekat, siapa tahu hati orangtua kamu menjadi sedikit terbuka, dan mengizinkanmu melakukan apa yang harusnya kamu lakukan untuk meraih cita-cita.

4. Melakukan keduanya? Kenapa gak?

Jika orangtua tetap bersikeras menyuruhmu menjadi apa yang mereka inginkan, tidak ada salahnya kamu menuruti kemauan orangtua. Toh, kamu masih bisa meraih impianmu meskipun akan memakan lebih banyak waktu.

Misalnya nih, orangtua nyuruh buat masuk sekolah hukum, meskipun mereka tahu kalau kamu sangat ingin menjadi seorang dai. Kamu tetap bisa kok menjadi seorang dai sambil belajar sekolah hukum.

5. Tetap raih impianmu meskipun tanpa dukungan orangtua

Meskipun orangtua tidak memberimu restu untuk meraih cita-cita, bukan berarti kamu harus menggantungkan impianmu di bagian tergelap lemari pakaian kamu.

Setidaknya kamu sudah mencobanya. Kamu pun akan terbebas dari perasaan menyesal di masa depan, karena tidak pernah mencoba meraih impian. Kamu harus tetap memperjuangkan mimpi-mimpimu.

Di saat kamu sukses meraih impian meski impianmu berseberangan dengan keinginan orangtua, mereka pun akan melihat kesungguhanmu kok, dan menghargai kerja keras kamu.

Pada akhirnya, orangtua akan merasa bangga dengan pencapaian, yang kamu raih dengan caramu sendiri. Jadi, tetap semangat dan jangan mudah menyerah, ya.

(Santri Tv/Rafi)