Apabila seorang hendak mengerjakan shalat Jum’at, lebih dahulu mandi membersihkan gigi, rambut, kuku, serta pakaian yang paling baik dan bersih, dan juga memakai wangi-wangian yang sedap jika ada, kemudian berangkat ke mesjd.

Di mesjid lebih dahulu shalat sunah dua rakaat (Tahiyyatul Masjid) kemudian duduk ditempat yang terdekat dengan khatib atau imam, dengan tenang tiada beromong-omong, sampai selesai khutbah.

Apabila telah sampai waktu dzuhur datanglah khatib atau imam yang hendak berkhutbah, dengan memberi salam kepada hadirin kemudian duduk.

Ketika itu bilal atu muadzin menyerukan adzan, setelah selesai adzan teruslah khatib berkhutbah sebagaimana mestinya.

Sebaiknya rukun-rukun khutbah itu dibaca dalam bahasa arab, sedang nasehat-nasehat lain dalam bahasa yang dimengerti oleh hadirin (bahasa Indonesia atau bahasa daerah).

Selesai khutbah pertama, duduklah khatib itu sebentar, kemudian berdiri lagi membacakan khutbah yang kedua sehingga selesai.

Sesudah itu bilal menyerukan iqamah, dan imam pun berdiri dan makmum ikut berdiri berbaris-baris di belakangnya. Shalat Jum’at dilaksanakan hingga selesai.

Pada shalat jum’at ini, imam mengeraskan bacaan fatihah dan ayat-ayat yang dibacanya. (DN4/SipaNP)

PESANTREN DENGAN GRATIS BIAYA SPP KLIK DISINI