Pesantren Darunnajah menyelenggarakan acara buka puasa bersama Komjen Pol. (Purn.) Syafruddin Kambo, Ketua ASFA Foundation di Gedung Olahraga Pesantren Darunnajah, Jakarta, pada Sabtu, 19 Ramadhan 1445 H./30 Maret 2024 H.
Acara buka puasa ini dihadiri oleh Majelis Guru, santriwan kelas 6 TI Darunnajah, serta seluruh santriwati TMI Darunnajah.
Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Deni Kurniadi, santriwan kelas akhir TMI Darunnajah, yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Selanjutnya, sambutan yang diawali oleh K.H. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs., Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah, yang menjelaskan perkembangan pesantren Darunnajah dari awal berdirinya hingga saat ini.
Pada awalnya, Darunnajah bermula dengan santri yang berjumlah 3 orang, dan semakin bertambah hingga sekarang dengan capaian sampai 12 ribu santri darunnajah yang tersebar diberbagai Pesantren Darunnajah diseluruh cabangnya.
Kemudian beliau memaparkan peran ASFA Foundation di bawah kepemimpinan Komjen Pol. (Purn.) Syafruddin Kambo.
Beliau mengenang peran Komjen Syafruddin Kambo, yang bukan hanya sekali mengunjungi Pesantren Darunnajah, bahkan ketika beliau menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Kabinet Presiden Joko Widodo.
Kyai Dedi bahkan menyebut Komjen Pol. (Purn.) Syafruddin Kambo dengan panggilan “Kyai”, menekankan kontribusi besar beliau terhadap lembaga pendidikan Islam seperti Pesantren.
Kemudian, dilanjutkan Komjen Pol. (Purn.) Syafruddin Kambo memberikan sambutannya. Beliau membahas pentingnya pesantren di Indonesia, yang telah mencapai jumlah lebih dari 40.000 pesantren dengan sekitar 5 juta santri, yang merupakan kekayaan budaya dan pendidikan yang harus dirawat di tengah masyarakat.
Beliau menyoroti keunggulan pesantren dalam penguasaan bahasa, di mana santri tidak hanya menguasai bahasa Inggris, tetapi juga bahasa Arab, yang merupakan aset penting dalam era globalisasi saat ini.
“Patut di banggakan bahwa pesantren mempunyai banyak keunggulan dari sekolah umum salah satunya dalam segi bahasa karena anak pesantren mempelajari dua bahasa asing yaitu bahasa arab dan inggris sedangkan di sekolah umum unggulan hanya mempelajari bahasa inggris”, ujar beliau.
Acara dilanjutkan dengan kultum dan doa yang dipimpin oleh K.H. Busthomui Ibrohim, M.Ag., Ph.D., dilanjutkan dengan buka puasa bersama.
Acarapun diakhiri dengan sesi foto bersama Komjen Pol. (Purn.) Syafruddin Kambo, beserta rombongan, bersama seluruh santri dan guru TMI Darunnajah, sebagai kenangan akan momen berharga ini.
Kolaborasi antara Pesantren Darunnajah dan ASFA Foundation, di bawah kepemimpinan langsung Komjen Pol. (Purn.) Syafruddin Kambo, menjadi momen yang berharga dalam memperkuat hubungan antar lembaga, sehingga acara ini dapat terlaksana.
Foto: Anggia, Abul
Reporter: Muhammad Nicko Alghifary Yuda, 6
Editor: Divisi Publikasi & Dokumentasi






