BP Cup Hari Ke-4: Dari Pop Song Hingga Drama Tunggal

Terik matahari yang mulai muncul dari ufuk timur seolah memberikan tanda bahwa santriwati Darunnajah Cipining harus memulai  perlombaan BP Cup. Walaupun kegiatan ini sudah berlangsung  kurang lebih 4 hari dan dalam keadaan berpuasa  tapi tetap saja para peserta selalu semangat dalam mengikuti perlombaan ini.

Kamis (16/023/11), seperti biasa bel dibunyikan pukul 07.30 WIB. Para peserta segera bergegas pergi menuju lapangan utama untuk mendengarkan beberapa informasi dari panitia. Zakiatunnisa dan Nihlah Ayu Hidayati mengumumkan bahwa lomba Pop Song menjadi loma pertama hari itu bertempatkan di lapangan utama. Setiap peserta mendapatkann 2 lagu berbahasa asing.

Berbarengan dengan itu, Putri Khoirunnisa dan Nurmala melaksanakan lomba Tak Tik Muf (Otak Atik Mufrodat) yang berlokasi di Masjid. Pada perlombaan kali ini panitia memberikan 3 session, 1)  langsung tulis, 2) sistem lemparan, dan 3) babak rebutan. Tak Tik Muf  merupakan sekumpulan soal dimana para peserta harus menjawab pertanyaan tersebut dengan menggunakkan mufrodat (kosakata) yang telah diajarkan dan tentunya menggunakan 2 bahasa asing yaitu Arab dan Inggris.

Hari ke-4 ini diramaikan pula dengan perlombaan debat. Harapan dari lomba ini adalah agar santri mampu mengeluarkan argumennya masing-masing dalam menjawab pertanyaan juri. Bila terjadi pro dan kontra, ini sengaja guna meningkatkan rasa pengetahuan dan meningkatkan mental para santriwati. Tema debat ini adalahterkait manfaat Facebook. Perlombaan ini dikendalikan oleh Ayu Lestari dan Siti Rodiah.

“Perlombaan ini sangat menarik dan ini sangat baik untuk dicontoh karna menuntut santriwati bisa mengembangkan intelegensi dalam bidang komunikasi dan sebagai bentuk peningkatan pengetahuan tentang era globalisasi ini” ujar Aulia Khusnul santriwati kelas VIII MTs.

Selang beberapa waktu, diadakan lomba kaligrafi dan nasyid acapella. Untuk lomba Kaligrafi sendiri di alokasikan di samping masjid dengan jenis tulisan Nashi dan pilihannya bebas. Panitia memberikan teks berbunyi  “Fain tadnu minni tadnu minka mawaddati”. Nasyid acapella dilaksanakan di lapangan utama. Perlombaan ini pun sangat heboh sekali karna bukan hanya nasyid yang mereka tampilkan melainkan iringan irama mulut.

Sebagai penutup, panitia menjadwalkan lomba drama, baik drama kolosal maupun tunggal. Alhamdulillah untuk perlombaan pun selesai tepat pada waktunya. (Warna/Putri Khoirunnisa)