Pesantren Darunnajah adalah lembaga pendidikan agama yang sangat dinamis, fleksible dengan pembaruan yang datang dari media apapun, terbuka terhadap hal-hal baru apalagi yang bersifat membangun, siap melakukan perubahan positif tanpa meninggalkan tujuan utama pesantren itu sendiri yang tertuang dalam visi dan misinya.
Maka dari itu, Studi Banding di akhir tahun ajaran, merupakan agenda rutin tahunan Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor, sebagai salah satu cara pesantren dalam mengembangkan diri. Tercatat ada kurang lebih 24 asatidz bersama Pimpinan Pesantren, KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc, turut serta pula 4 ustaadzaat bersama Ibu Pimpinan Pesantren, Hj. Siti Rahmah.
Bila asatidz yang yang turut dalam Studi banding ini mewakili bidangnya masing-masing, seperti terdiri dari unsur Kepala Biro Pengasuhan, Kepala Biro Tata Usaha, Kepala Biro Humas dan Da’wah, Kepala Biro Usaha, Kepala-Kepala Sekolah dari MI, MTs, SMP, MA, SMK, Kepala Asrama Tahfidzul Qur’an, Kepala Asrama putra dan putri, Kepala Biro rumah Tangga, maka ke-empat ustaadzaat yang antara lain Ustadzah Musyarofah, A.Ma, Ustadzah Tresna Amalia, A.Ma, Ustadzah Ela Hulasoh, S.Sos dan Ustadzah Turihatun, A.Ma, ke-empatnya mewakili Biro Pengasuhan putrid, karena sebagai pelaksana harian di kepengasuhan asrama putri. Objek utama studi banding tahun ini adalah Pondok Pesantren Al-Amin, Prenduan-Sumenep-Madura, setelah dari sana dilanjutkan dengan silaturahmi ke empat Pondok Pesantren lainnya di Jawa Tengah, yaitu Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Husaini di Magelang, Pondok Pesantren Pabelan-Magelang, Pondok Pesantren Tidar-Magelan, dan terakhir Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Sirajul Mukhlisun-Payaman-Magelang.




Dari ke lima Pondok Pesantren tersebut, banyak sekali hal-hal baru yang kami temukan, keunikan, kelebihan, dan keunggulan-keunggulan di masing-masing lembaga pendidikan agama tersebut, baik di sisi kepengasuhannya mauoun kependidikannya, yang insyaAllah bila itu sesuai dengan kondisi Pesantren Darunnajah, membawa kebaikan, memungkinkan dan membawa manfaat, patut kiranya untuk diadopsi, bila perlu dimodifikasi oleh Pesantren Darunnajah 2 Bogor. Hal ini juga sebagaimana ungkap dalam harapannya Ustadzah Musyarofah, berikut petikannya “Studi banding kali ini sangat bagus dan seru, sehingga saya punya harapan bahwa ke depannya kita bisa terapkan juga di Pesantren kita ini yang baik-baiknya”. (WARDAN/Ela H).