BIRO DAKWAH: PASTIKAN AGENDA PDPM DAPAT BERJALAN LANCAR

Kegiatan Praktek Dakwah dan Pengembangan Masyarakat yang akrab dikenal dengan PDPM, menurut jadwal akan dilaksanakan mulai tanggal 24 April nanti. “Alhamdulillah, lokasi yang kita tunjuk telah menyatakan siap” ungkap ketua panitia, Ustadz Muhlisin, pada rapat panitia, Ahad (18/4/2010).

Lebih lanjut ketua panitia menegaskan bahwa semua tempat telah mendapatkan izin dari pihak kelurahan setempat dan pihak-pihak yang terkait. Bahkan rumah-rumah yang akan menjadi ahlul bait juga telah menyatakan bersedia. Lokasi PDPM kali ini telah dipastikan dalam 2 tempat. Berlokasi di Kecamatan Bantar Gebang Kota Bekasi untuk santri asrama yang terdiri dari 2 kelompok putra dan 2 kelompok putri. Sedangkan untuk santri TMI non asrama dengan jumlah 3 kelompok (1 putra & 1 putri) akan menempati di Kecamatan Jasinga.

Kemudian pada kesempatan konsolidasi panitia tersebut, masing-masing bagian melaporkan program kerja yang telah  dan akan dilaksanakan. Dari bagian kegiatan, Ustadz Muhammad Musta’in melaporkan bahwa agenda terkait dengan persiapan peserta PDPM adalah pembekalan. Meskipun pembekalan secara regular berupa pembimbingan per kelompok telah dilakukan sedari sebulan yang lalu dengan 2 pembimbing, maka untuk lebih memaksimalkan persiapan, pembekalan secara formal dan bersifat training akan diselenggarakan mulai Selasa (20/4) esok.

Beberapa materi yang akan dipresentasikan diantaranya adalah ‘Mensikapi Khilafiyah dan Metode Bersosialisasi’ oleh Pimpinan Pesantren, KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc. Materi ini menjadi sangat penting karena para santri yang akan diterjunkan ke masyarakat agar dapat berlaku arif dan bijak. Perbedaan dan fenomena kehidupan bermasyarakat diharapkan dapat memperkaya wawasan dan pengalaman sebelum pada akhirnya nanti mereka terjun sebagai anggota dan warga masyarakat.

Dan untuk memberikan gambaran kepada para santri, dalam kesempatan pembekalan ini juga, mereka diberikan materi ‘Latihan Opersional’. Dalam sesi ini, setiap kelompok akan disetting seolah-olah berada di lokasi. Sebagian panitia berlaku sebagai lurah, kepala sekolah, tokoh masyarakat dan agama.  Kemudian mereka mencoba bersilaturahmi kepada masing-masing tokoh itu dengan bermain peran.

Sementara itu, dari pihak peserta PDPM saat ini tengah masygul mempersiapkan perbekalan pribadi dan perlengkapan kelompok. Semoga PDPM kali ini dapat berjalan lancar karena  para santri telah bebas tugas dan berada pada kondisi prima. Dan pada akhirnya nanti, sekembalinya mereka dari lokasi tanggal 3 Mei, mereka kembali dengan bendera kemenangan. Terutama menang untuk menjadi diri sendiri yang siap menuju masa depan yang lebih prospektif. (WARDAN/Billah)