Biro Administrasi, Keuangan & Bid.Usaha

Administrasi dan Keuangan

Membidangi kelengkapan administrasi lembaga melalui sekretariat pesantren dan mengelolah keuangan lembaga secara menyeluruh dibawah pengawas audit internal.

Unit-Unit Usaha Tingkatkan Produtivitas

Sejak berdirinya, Pondok Pesantren Darunnajah telah melakukan berbagai upaya untuk mandiri dan mencukupi segala sarana dan prasarana serta berbagai kebutuhan untuk kelangsungan proses pendidikan dan pengajaran.Usaha-usaha tersebut diwujudkan dengan membentuk unit-unit usaha pondok yang dibawahi langsung Pesantren Darunnajah. Unit-unit usaha dikelola langsung oleh para guru, admiunstratur dan para karyawan. Hal ini dimaksudkan untuk memenuhi semua kebutuhan Pondok dan untuk meringankan beban biaya operasional yang dibebankan kepada santri.

Unit Usaha Pondok Pesantren Darunnajah

1.Dapur Umum
2.Toko Pelajar
3.Kantin
4.Kedai Pramuka
5.BAitul Maal wattamwil
6.Darunnajah Production House
7.D’smart (Darunnajah Syariah Multi Finance)
8.Alfa Mart Darunnajah
9.Darunnajah Tour & Travel
10.Warung Telekomunikasi (Wartel)
11.Rental Mobil
12.Klinik Darunnajah
13.Warung Internet (Warnet)
14.Photocopy
15.S'mesco Alfa mart.
16.Laundry
17.Perkebunan Sawit

1.Dapur Umum
Seluruh santri yang bermukim di Pondok Pesantren Darunnajah diwajibkan untuk makan di dapur umum dan keuangannya diatur secara tertib oleh Bagian Dapur Umum yang keuangannya diatur dengan cara koperasi.

2.Toko Pelajar
Toko Pelajar adalah salah satu unit usaha yang menyediakan segala kebutuhan santri, dari keperluan alat-alat sekolah sampai kebutuhan sehari-hari, yang berupa sandang pangan serta kebutuhan-kebutuhan lainnya. Dengan adanya pemisahan kegiatan santri putra dan putri maka unit toko pelajarpun memiliki dua unit yaitu toko putra dan putri.

3.Kantin
Kantin adalah unit usaha yang memenuhi kebutuhan santri akan jenis makanan basah dan kering, sebagai makanan tambahan merekaatau dengan istilah jajan. Makanan tersebut dipasok oleh beberapa guru dan karyawan yang telah berkeluarga serta masyarakat yang kurang mampu sekitar Pondok Pesantren Darunnajah.

4.Kedai Pramuka

Menjadi anggota pramuka adalah wajib bagi seluruh santri Pondok Pesantren Darunnajah. Kedai Pramuka menjadi sarana untuk memenuhi kebutuhan kepramukaan, sedang pengelolanya adalah para santri yang terlibat dalam kepengurusan kepramukaan. 

5.BMT (Baittul MallwaTamwil)
BMT merupakan unit usaha yang difokuskan untuk siswa Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) sebagai upaya agar para siswa gemar menabung. Selain itu BMT juga melayani pembayaran SPP dan uang pangkal.

6.Darunnajah Production House
Pesatnya kemajuan dunia teknologi dan informatika (TI) memacu Darunnajah untuk ikut andil didalamnya. Satu dari sekian banyak usaha yang telah dilakukan adalah dengan mendirikan Darunnajah Production House, sebuah unit usaha yang mempunyai visi untuk menjadi sebuah institusi studio audio visual yang professional, produktif, progresif, inovatif, kreatif dan islami.
Darunnajah Production House siap melayani berbagai layanan Audio visual seperti Fiction, Motion Graphic, 2 D & 3 D Animation, Transfer ke VCD, Creative Editing, Burning, Education Intructional, Company Profile, Documentation, Creative Visual, Documenters dan Vidio Clip.
Dibidang Grafika dan Press  Darunnajah Production House siap menerima layanan Setting & Lay Out Design, Digital Photo Manipulation, Cetak (Arab/Inggris), Majalah, Kalender, Spanduk, Undangan, ID Card, Kartu Nama, Stempel, Buku, Proposal, Kop Surat dan Lain-lain.

7.D’smart (Darunnajah Syariah Multi Finance)
D’smart adalah unit usaha yang bergerak di bidang pembiayaan (financial) yang menerapkan sistem dan operasional berdasarkan bagi hasil atau juga disebut “Darunnajah Syariah Multi Finance”. D’smart berdiri pada tanggal 2 Oktober 2004.
D’smart melayani kebutuhan pembiayaan untuk masyarakat, guru dan adminidtratur dan karyawan Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, dan juga Darunnajah Group seperti Pondok Pesantren Darunnajah Cipining Bogor, Darul Muttaqin Bogor dan Al-Manshur Serang.
Data-data kebutuhan pembiayaan yang telah direalisasikan D’smart meliputi: kendaraan bermotor (sepeda motor), rumah, kavling tanah, keperluan rumah tangga (HP, TV, elektronik), modal usaha, nikah, biaya pendidikan, rehab rumah, pembelian ruko, pembuatan rumah kontrakan, biaya melahirkan dan berobat

8.Alfa Mart Darunnajah
Alfa Mart Darunnajah didirikan pada tanggal 31 Mei 2001 dengan luas area coverage + 200 m2. Alfa Mart Darunnajah merupakan kerjasama antara Koperasi Pondok Pesantren Darunnajah dan PT Sumber Alfaria Trijaya.
Tujuan didirikan Alfa Mart Darunnajah adalah untuk memberdayakan ekonomi dilingkungan Pesantren dan warga sekitar yaitu dengan menggunakan system retail dan menciptakan potensi lapangan kerja.
Alfa Mart Darunnajah adalah salah satu unit usaha untuk melayani kebutuhan pokok sehari-hari para santri, ustadz, karyawan dan keluarga Pondok Pesantren Darunnajah, sehingga tidak perlu pergi jauh untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari.

9.Darunnajah Tour & Travel
Darunnajah Tour & Travel didirikan pada tahun 2000, bertujuan untuk melayani berbagai kebutuhan wisata baik domestik maupun international bagi keluarga besar Pondok Pesantren  maupun masyrakat umum.
Darunnajah Tour & Travel juga melayani paket umroh dan haji plus, KBIH, muhibbah guru, outbound santri, tour santri, tour guru dan administratur, outbound SD, tour TK, penjualan tiket pesawat (domestik & international) dan juga pengurusan dan pembuatan paspor.
Darunnajah Tour & Travel terbagi dalam beberapa divisi, diantaranya:
1.Divisi Umroh & Haji
2.Divisi Wisata International
3.Divisi Wisata Domestik  

10.Warung Telekomunikasi (Wartel)
Santri, guru, administrator, karyawan dan wali santri Pondok Pesantren Darunnajah berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri. Tentunya keadaan ini sangat membutuhkan media untuk berkomunikasi dengan keluarga atau kerabat. Atas dasar itu maka muncullah pemikiran untuk mendirikan wartel di Pondok Pesantren Darunnajah.
Realisasinya Koperasi Pondok Pesantren Darunnajah menjalin hubungan kerjasama dengan PT TELKOM (Persero). Setelah melalui tahap negoisasi dan menunggu selama satu tahun, akhirnya berdirilah wartel di Darunnajah pada tanggal 1 Agustus 1996. 

11.Rental Mobil
Roda kegiatan Pondok Pesantren Darunnajah terus berjalan seirinng dengan dinamika perkembangannya. Maka kebutuhan akan kendaran operasional dan tenaga pendukungnya pun perlu diorganisir dengan baik. Atas dasar itulah Rental Mobil (penyewaan mobil) didirikan dengan tujuan utamanya adalah memnuhi kebutuhan transportasi Pesantren dan lembaga-lembaga pendukungnya.

12.Klinik Darunnajah
Tujuan diadakan layanan klinik kesehatan di Darunnajah adalah untuk memberikan pelayanan kepada santri, guru, karyawan dan masyarakat umum dengan semaksimal mungkin, serta mendidik agar memiliki pola hidup sehat.
Adapun pendapatan klinik berasal dari uang kesehatan santri yang dibayarkan setiap bulannya melalui iuran bulanan dan pendapatanlain dari TK dan SD serta masyarakat umum.

13. Warung Internet (Warnet)
Pondok Pesantren Darunnajah telah lama mendirikan DCE (Darunnajah Computer Education) dengan laboratorium internet sekaligus warnet (warung internet) di dalamnya. Laboratorium internet dan warnet DCE didirikan dalam rangka mewujudkan komunitas santri yang professional di bidang teknologi telekomunikasi dan informatika. Selain daripada itu Laboratorium internet dan warnet DCE juga sebagai sarana untuk media pendidikan, pengajaran dan pelatihan bagi para santri.

14.Photocopy
Photocopy merupakan unit usaha yang melayani photocopy penjilidan untuk keperluan santri, ustadz dan kantor-kantor yang ada di Pondok Pesantren Darunnajah 

15. S'mesco

Bidang usaha minimarket sebagai usaha kecil dan menengah yang melayani masyarakat.

16.Laundry
Yang mendorong diadakannya usaha laundry adalah padatnya kegiatan santri serta keadaan sebagian diantara mereka yang belum sepenuhnya hidup mandiri. Terlebih lagi santri baru yang masih dalam berasaptasi dengan lingkungan pesantren. Adapun santri lama pada umumnya telah beradaptasi dengan lingkungan pesantren sehingga mampu mengatur waktunya untuk belajar, mencuci dan aktifitas lainnaya.

17.Perkebunan Sawit
Perkebunan sawit Pondok Pesantren Darunnajah berlokasi di Desa Bantal Kec. Pondok Suguh Muko-Muko Utara Bengkulu. Luas lahan 160 ha, kurang lebih 100 ha lahan sudah penuh dengan tanaman kelapa sawit dan sudah berbuah.

Pondok Pesantren Darunnajah Kerjasama Dengan Bank Mu’amalat Indonesia
Pondok Pesantren Darunnajah tidak pernah berhenti dalam berusaha meningkatkan produktivitas dan penghasilan Pesantren guna menunjang lajunya pendidikan dan pengajaran, dengan kemandirian ekonomi. Untuk itu, Darunnajah mengadakan kerjasama dengan Bank Mu’amalat Indonesia dalam bidang keuangan dengan medirikan kantor kas di dalam kampus pada tanggal 19 Mei 2006.
Dengan adanya kerjasama ini maka Pondok Pesantren Darunnajah mendapatkan manfaat yaitu mempermudah dalam menejemen keuangan, lebih terfokus karena pembayaran iuran bulanan santri melalui Bank ini.

Prestasi
Sebagai salah satu hasil nyata perkembangan KPDN selama ini adalah KPDN berhasil mendapat peringkat II se-Jakarta Selatan. Hal ini sangat terbukti sangat terbukti bahwa KPDN tidak hanya merupakan koperasi yang bertujuan untuk mensejahterakan anggotanya saja, melainkan juga membina dan membangun kesejahteraan warga sekitarnya. Selain itu juga KPDN telah mampu menciptakan sumber daya manusia dan lapangan kerja yang berkualitas.   serta pada bulan juli 2007 Koperasi pondok Pesantren darunnajah mendapatkan penghargaan dari presiden Susilo bambang Yudoyono pada hari HUT Koperasi yang diadakan dibali, Koperas Pesantren Darunnajah mendapat pengahargaan karena ikut menbangun perekonomian kecil.  

 

 

.