Biografi K.H. Saifuddin Arief, S.H., M.H.

Biografi K.H. Saifuddin Arief, S.H., M.H.

Biografi K.H. Saifuddin Arief, S.H., M.H.
Biografi K.H. Saifuddin Arief, S.H., M.H.

K.H. Saifuddin Arief, S.H., M.H., yang akrab disapa Kiai Andin, adalah seorang notaris, ulama, dan pendidik terkemuka di Indonesia.

Beliau lahir pada tahun 1946 di Serang, tepatnya di lokasi yang kini menjadi bagian dari kompleks Pondok Pesantren Darunnajah. Dalam sebuah acara peluncuran buku biografinya, beliau mengenang, “Alhamdulillah, ibu saya melahirkan saya ke dunia 74 tahun silam. Anda duduk di lokasi di mana tempat tidur ayah-ibu saya berada. Ini saksi bisu lokasi kelahiran saya.”

Pendidikan dan Karier
Kiai Saifuddin Arief menempuh pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Gontor, beliau melanjutkan studi di bidang hukum, meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.) dan Magister Hukum (M.H.). Beliau kemudian mengabdikan diri dalam dunia pendidikan dan dakwah Islam.

Peran di Pondok Pesantren Darunnajah
Kiai Saifuddin Arief memiliki peran penting dalam pengembangan Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta. Beliau menjabat sebagai Ketua Yayasan Darunnajah dari tahun 1994 hingga 2019, dan sejak 2008 menjadi pengasuh Pondok Pesantren Al-Hasanah Darunnajah 9 Pamulang.

Peluncuran Buku Biografi
Pada Agustus 2020, Pondok Pesantren Darunnajah menerbitkan buku biografi Kiai Saifuddin Arief berjudul “Penyeimbang Dinamika Kultural dan Struktural Darunnajah.” Buku ini disusun oleh Irfanul Islam atas inisiatif putra-putri beliau. K.H. Hadiyanto Arief, salah satu putra beliau, menyatakan bahwa penulisan biografi ini adalah ide besar yang harus diwujudkan.

Penulisan Buku:
a. Praktik Pembagian Harta Peninggalan Berdasarkan Hukum Waris Islam, 2009
b. Notariat Syariah dalam Praktik, 2011

Kenangan dan Warisan
Kiai Saifuddin Arief wafat pada hari Jumat, 13 November 2020, pk 23.16 di RSPAD Jakarta, pada usia 74 tahun. Pribadi yang dikenal sebagai sosok yang lemah lembut dalam bergaul, sopan dalam berbicara, dan selalu siap menolong siapa saja tanpa memandang golongan atau kelompok. Beliau dihormati karena kontribusinya dalam menggerakkan organisasi keagamaan.

Warisan beliau dalam bidang pendidikan Islam terus berlanjut melalui Pondok Pesantren Darunnajah dan lembaga-lembaga pendidikan yang didirikannya. Dedikasi dan perjuangannya dalam mendidik generasi muda Muslim menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Pengabdian di Darunnajah
1. Sekretaris II YKMI (1971-1979)
2. Sekretaris I Yayasan Darunnajah (1986-1994)
3. Guru TMI Darunnajah
4. Anggota Dewan Nazir (1994-2008)
5. Ketua Umum Yayasan Darunnajah (1994-2019)
6. Dosen STAIDA
7. Pimpinan Pesantren Al Hasanah Darunnajah 9 Pamulang, 2008-2020
8. Anggota Dewan Nazir (2019-2020)

Pendaftaran Santri Baru