K.H. Abdul Manaf Mukhayyar adalah seorang ulama dan pendidik yang dikenal sebagai pendiri Pondok Pesantren Darunnajah di Jakarta. Beliau lahir pada 29 Juni 1922 di Kampung Kebon Kelapa, Palmerah, Jakarta, sebagai anak keempat dari sebelas bersaudara pasangan Haji Mukhayyar dan Hajjah Hamidah.
Pendidikan dan Pengaruh Awal
Sejak kecil, Abdul Manaf mendapatkan pendidikan agama yang kuat dari keluarganya. Ayahnya, H. Mukhayyar, menanamkan kebiasaan beribadah dan belajar ilmu agama kepada anak-anaknya.
Abdul Manaf menempuh pendidikan formal di sekolah Belanda, namun tetap melanjutkan pengajian agama di madrasah pada sore harinya. Setelah lulus dari Vervolgschool, beliau melanjutkan studi di Jam’iyyat Khair, sebuah lembaga pendidikan Islam Tanah Abang, yang didirikan oleh komunitas Arab di Batavia.
Perjuangan dalam Pendidikan
Pada tahun 1942, Abdul Manaf mendirikan Madrasah Islamiyah di samping rumahnya di Palmerah. Madrasah ini awalnya sederhana, namun berkembang seiring waktu.
Setelah agresi militer Belanda kedua, beliau kembali ke Palmerah dan membangun kembali madrasah yang sempat vakum selama masa revolusi fisik.
Beliau juga mendirikan Perusahaan Bangunan Makmur (PB Makmur) untuk mendukung kegiatan pendidikan dan ekonomi masyarakat.
Pendirian Pondok Pesantren Darunnajah
Cita-cita Abdul Manaf untuk mendirikan pesantren modern terwujud dengan pendirian Pondok Pesantren Darunnajah di Jakarta.
Beliau mewakafkan tanahnya di Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, untuk pembangunan pesantren ini.
Darunnajah berkembang menjadi salah satu pesantren terkemuka di Indonesia, dengan cabang di berbagai daerah dan ribuan santri yang menuntut ilmu agama Islam.
Wafat
K.H. Abdul Manaf Mukhayyar wafat pada 21 September 2005 dalam usia 83 tahun.
Warisan beliau dalam bidang pendidikan Islam terus berlanjut melalui Pondok Pesantren Darunnajah dan lembaga-lembaga pendidikan yang didirikannya.
Dedikasi dan perjuangannya dalam mendidik generasi muda Muslim menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Pengabdian di Darunnajah :
1. Wakif Darunnajah
2. Pendiri Madrasah Islamiyah, Petunduan (1942)
3. Pendiri Darunnajah (1961-2005)
4. Bendahara YKMI (1960-1964)
5. Ketua Umum YKMI (1964-1979)
6. Ketua Badan Pendiri Yayasan Darunnajah (1986-2000)
7. Penasehat Yayasan Darunnajah (2000-2005)
8. Pengasuh Pesantren Darunnajah (1974-2005)