Bimtek Dan Latop Optimalkan Persiapan Safari Da’wah

Bimtek Dan Latop Optimalkan Persiapan Safari Da’wah

Meskipun kegiatan safari da’wah sudah sering dilakukan, bahkan sudah dimulai sejak 13 tahun lalu, namun tetap saja bimbingan teknis 9bimtek) dan latihan operasional (latop)  harus dimaksimalkan. Untuk itu, pimpinan pesantren Darunnajah Cipining, KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc melalui wakil pimpinan pesantren bidang Da’wah dan Hubungan Masyarakat, Ust. Katena Putu Ghandi, S.Pd.I selaku penanggungjawab umum menunjuk beberapa koordinator;

 

Koordinator Umum                                                         : Ust. Nurrohim Zaenuri Al Hafidz, S.Pd.I dan

Ust. Husnul Mubarok

Koordinator Santri Putra Asrama Kampus 3          : Ust. Nurrohim Zaenuri Al Hafidz, S.Pd.Idan

                                                                                                 Ust. Husnul Mubarok

Koordinator Santri Putra  Asrama Kampus 2         : Ust. Muhammad Yogi

Koordinator Santri Putra  non Asrama                     : Ust. Saeful Bahri, S.Pd.I

Koordinator Santri Putri Asrama                Kampus 1           : Usth. Nur Hayati, M.Pd

                                                                                                  Usth. Shofiyatul Mamduhah

Koordinator Santri Putri Asrama                Kampus 2           : Usth. Ucu Musyarofah

Koordinator Santri Putri Non Asrama                      : Usth. Robi’atun Adawiyyah

Diperkuat oleh jajaran Biro Da’wah dan Hubungan Masyarakat : ust. Imam Ghozali, S.Pd.I, ust. Sholehuddin Hidayat, ust. Muhlisin Ibnu Muhtarom dan  usth. Ella Hulasho, S.Sos,

 

Rangkaian Proses kegiatan safari da’wah dimulai dari sosialisasi oleh jajaran koordinator panitia pelaksana, pembentukan kelompok yang terdiri dari kelas 1 – 6 TMI pada setiap kelompoknya, musyawarah penentuan ahlu bait (tuan rumah), musyawarah transportasi, penulisan surat-surat serta penandatanganannya dan pendistribusiannya jika memungkinkan, bimbingan teknis dan latihan operasional, apel pemberangkatan, pelaksanaan safari da’wah, dan laporan secara lisan maupun tulisan.

Pada safari da’wah 2013 ini pembekalan dan latihan operasioanal dilakukan selama 3 hari, tepatnya Sabtu-Senin, 21 – 23 Desember 2013. Adapun materi bimtek tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, demikian juga dengan pemateri atau nara sumbernya. Antara lain; retorika khithobah, ceramah, ta’lim dan kultum oleh ust. Katena Putu Ghandi, S.Pd.I. alumni TMI Darunnajah angkatan ke dua ini memang terkenal sebgai ‘Zainudin’nya DNC. Kiprah ustadz asal Ponorogo dalam bidang taushiyah di pesantren dan masyarakat sekitar pesantren sudah sangat well known.

Materi Mudzakaroh Adab-Adab Harian sebagai ihtiar menghidupkan sunnah Rosul disampaikan dan dijelaskan oleh ust. Nurrohim Zaenuri Al hafidz, S.Pd.I. kepala Lemabaga Tahfidz Al Qur’an Darunnajah ini sangat concern terhadap etika dan moral. Ustadz Asal Kendal ini sudah cukup lama bergabung di Biro Da’wah dan Humas serta ikut mengondisikan kegiatan safari da’wah yang menjadi salah-satu kegiatan favorit santri.  Bagaimana tata-cara berpakian, berbicara, bertamu/bersilaturrahmi, ketika di masjid, ketika dalam safar/berpergian, hingga makan dan tidur full sunnah Rosul disampaikan dengan detail.

Kiat Sukses Bermasyarkat disampaikan oleh ust. Muhlisin Ibnu Muhtarom, S.H.I. alumni TMI Darunnajah 2 Cipining sebelumnya telah beberapa kali menjadi coordinator umum safari da’wah massal setiap liburan semester gasal. Dalam sesi ini dijelaskan detail program harian safari da’wah, hal-hal yang harus diperbanyak dalam  safari da’wah, hal-hal yang harus dijauhi dalam bermasyarkat dan juga motivasi meningkatkan kepercayaan diri sebagai santri (baca Panduan Safari Da’wah Lengkap).

Selain penyampain materi secara tutorial dan ceramah, para santri juga diharuskan melakukan simulasi silaturrahmi kepada para tokoh terkemuka di Darunnajah. Antara lain kepada para kepala biro, kepala madrasah, kepala asrama dan dewan guru senior lainnya. Di luar agenda tersebut, mereka juga digiatkan dengan musyawarah kelompok untuk mematangkan ‘siapa melakukan apa’. Dengan bimtek dan latop tersebut diharapkan seluruh santri dapat melakukan agenda safari da’wah dengan baik, dengan berpegang kuat dan menaati prinsip yang diajarkan pimpinan pesantren: berguru kepada yang lebih dewasa/tua, berkawan dengan sebaya dan menjadi guru bagi yang lebih muda. Semoga Allah memberkahi! (wardan/abu ezzat el wazira).