Liburan sekolah telah datang menjelang. Santri tidak langsung pulang kerumah masing-masing untuk berlibur. Namun diadakan kegiatan secara berkelompok dengan tinggal disuatu tempat dengan program Safari Dakwah. Program yang merupakan kegiatan temporer Biro Dakwah dan Hubungan Masyarakat Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining ini, diselenggarakan pada hari Jum’at sampai dengan Ahad (26-28/12). Santri Putra dibagi 18 kelompok, santri putri dibagi menjadi 14 kelompok. Mereka disebar di 32 titik wilayah konsulat pesantren, diantaranya Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok, Bogor, dan Banten.
Kegiatan yang diorientasikan pada peningkatan ubudiyah ini mengangkat tema “Kafilah Dakwah Santri Militan”. Ustadz Katna Putu Gandi S.Pdi., sebagai kepala biro Dakwah dan Hubungan Masyarakat memaparkan kegiatan santri disetiap poskonya. ” Langkah awal santri bersilaturrahim kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat guna memperoleh nasehat dan do’a. Lalu mengajak rekan-rekan remaja dan anak sekitar masjid dan majlis ta’lim untuk bersama-sama memakmurkan masjid dan masjlis ta’lim. Serta mereka juga belajar dari kegiatan-kegiatan keagamaan yang diselenggarakan di masyarakat.” Papar Ustadz Katna.
Sistem kontrol, selain jarah jauh, diharapkan masing-masing kelompok yang terdiri 10-15 santri, ketua kelompok membuat laporan secara lisan dan tertulis yang dipresentasikan didepan seluruh santri dan dewan guru setelah kepulangan nanti.
Masyarakat sangat berkesan terhadap safari dakwah ini, respon masyarakat terhadap program ini sangat berarti bagi perkembangan keagamaan masyarakat. Dan dirasa santri lebih mampu fleksibel dan dekat dengan masyarakat. Mereka mengajukan usulan dan desakan lebih dari waktu yang ditetapkan. ” Safari dakwah ini jadi program yang selalu istiqomah, Yah kalau boleh ditambah waktunya, karena tiga hari sangatlah kurang.” Usul Bapak Sirot salah satu warga ciomas Bogor. ”Safari dakwah sungguh bermanfaat bagi santri dan masyarakat. Santri bisa belajar bermasyarakat, masyarakat jadi bisa belajar nyantri”. Kesan beliau saat dimintai laporan via telepon.
Pengalaman yang mengesankan bagi santri, ”saya berkesan saat mengajar santri TPA Riyadul jannah dengan bu juju, dan akhirnya penanggung jawab TPA ini mengadopsi program yang telah kami gulirkan, menjadi kegiatan yang terjadwal secara berkelanjutan.” Papar Nuni kelas II TMI yang bertempat di Citayem Depok




