Hari keempat (10/7) kegiatan Social Cultural Visit (SCV) to Turkiye, kami berkunjung ke Konya.Setelah melakukan perjalanan dari Pamukkale menuju Konya, kurang lebih 7 jam.Mengunjungi salah satu Museum bersejarah yaitu Mevlana Museum.
Mevlana Museum adalah tempat seorang pujangga dan tokoh sufi Turki yakni Hz. Mevlana Celaleddin Rumi atau yang biasa dikenal Jalaludin Rumi. Di Mevlana Museum ini sosok Jalaludin Rumi, Guru beserta muridnya.
Tidak hanya itu, ada juga barang-barang peninggalan beliau seperti jubah/baju untuk mengajar, Al-Qur’an, baju untuk menari sufi, alat musik, alat masak, dll. Tempat ini dulu pernah menjadi pondok atau sekolah. Jalaludin Rumi adalah salah satu tokoh sufi Islam yang mengajarkan bahwa segala hal di dunia adalah jelmaan Tuhan. Bahkan hal-hal yang sifatnya seperti cantik-buruk, jahat-baik, kaya-miskin, salah-benar, hitam-putih, semuanya adalah sama sebagai bentuk perwujudan sifat Tuhan.
Prinsip dasarnya adalah mencintai Tuhan dengan cara melihat-Nya dari sudut pandang manusiawi sebagai gabungan dan keseluruhan ciptan-Nya, dan tidak menjatuhkan atau menyudutkan siapa pun sebagai sosok yang bersalah.Jalaludin Rumi mendapatkan nama “Rumi” dari kota ini yang dulunya bernama “Rum” atau “Rome”.
Tarian mistis yang penuh simbolisme ini pertama kali menginspirasi Rumi setelah kehilangan guru spiritual yang sangat dicintainya, Syamsuddin Tabrizi.
Ia adalah seorang darwis misterius (bagaikan magnet) yang mampu menyedot seluruh perhatian Rumi, hingga orientasi spiritual Rumi berubah secara dramatis, dari seorang teolog dialektis menjadi seorang penyair sufi.
Itu adalah salah satu dari banyak tokoh hebat dalam islam yang sejarah hidup nya masih tersimpan rapih , kami berkesempatan berkunjung salainn untuk mengenal tapi juga menambah ilmu pengetahuan kita tentang perjuangan islam.

