Belajar pidato adalah sebuah kegiatan para santri untuk mengekspresikan sebuah rasa atau ekpresi mereka semua tentang keadaan atau situasi yang mereka alami, atau juga bisa mengespresikan perasaan tentang keadaan diluar sana. Seperti tentang keluarga, masyarakat, maupun para pejabat
Belajar pidato pastilah hal yang sangat penting, karena berpidato merupakan salah satu yang bisa melatih para santri untuk berbicara di depan masyarakat ataupun umum, dan berpidato bisa menumbuhkan rasa simpati sosial terhadap masyarakat sekitar.
Pidato bisa kita pakai untuk menyampaikan pendapat, ataupun keritik kepada pemerintah atau masyarakat, seperti saat saat Indonesia merdeka, Bapak Ir. soekarno membacakan bicara tentang lahirnya Pancasila, yang dikan oleh seluruh warga Indonesia, entah bicara bisa bekerja untuk menarik masyarakat dalam pemilihan kekuasaan seperti contoh, pemilihan presiden, pemilihan gubernur, atau pun yang lain nya.
Pidato bisa berisikan materi atau tema yang berkaitan dengan politik, keluarga, atau masalah di sekitar kita. Pentingnya kita belajar berpidato adalah agar saat kita berpidato di depan umum bisa menyampaikannya dengan baik dengan lancar, dengan profesional, dan pembawaan materi tersampaikan dengan baik.
Dalam bicara, jangan lupa kita memulai dengan langkah-langkah tertentu seperti membuat naskah, mengambil perhatian para penonton, mengkombinasikan nada berbicara kita, memperhatikan gerak tubuh, mengambil tema yang menarik, diakhiri dengan hal yang menarik juga tentunya. Dan jika kita sudah melewati tahapan tersebut, kita tinggal berlatih sebaik mungkin ketika kita berbicara di depan umum atau berpidato kita bisa menyampaikan materi tersebut dengan baik dan benar.

Itulah mengapa santri darunnajah di arahkan atau dilatih untuk melatih kemampuan berpidato setiap minggu tiga kali supaya kelak mereka bisa berbicara di depan masyarakat atau menyampaikan suatu pesan yang bisa keluh kesah maupun tentang kemajuan masyarakat tersebut.
Dan berlatih di darunnajah mengarahkan para santrinya agar bisa berpidato menggunakan 3 bahasa, yaitu Bahasa arab, Bahasa inggris dan yang terakhir tentunya Bahasa Indonesia, tujuan diajarkannya 3 bahasa tersebut, agar para santri dapat mengekspresikan perasaan atau visi misi tidak hanya di Indonesia, tetapi bisa di negara negara lain. Dan mengapa darunnajah mengarahkan mereka kepada 3 bahasa itu? Karna ketiga Bahasa itu adalah Bahasa yang sifatnya universal atau mendunia. Sehingga masyarakat dalam maupun luar bisa menerima materi dengan baik