Belajar ke Kampung Inggris, Siapa Takut?

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Bismillahirrahmaanirrahiim…

Diawali dengan sentuhan rahmat Allah dari lafaz basmalah kami memulai niat baru. Mencoba mendalami sejarah tempat ilmu bahasa. Para ilmuwan berkata bahwa tidak ada batasan umur untuk menimba ilmu, dan sudah selayaknya kita sebagai kaum Nabi Muhammad SAW untuk terus mencari cahaya terang hikmah dari tuntunan ilmu Allah SWT. Karenanya kita harus meyakini, bahwa selalu ada keuntungan dari setiap usaha, dan setiap ilmu Allah itu tiada yang sia-sia. Alhamdulillah, kita semua masih diberi kasih Allah SWT untuk merasakan segala nikmat-Nya.

Ya Akhii wa Ukhtii.. kaifa halukum??

Alhamdulillah kami punya sedikit informasi tentang penjelajahan kami setelah seminggu menjadi alumni Darunnajah Ank. XXXIV. Bermula dari pandangan asatidz bahwa 3 bulan setelah menjadi alumni akan menemukan masa kesenggangan alias kebosanan “ bête deh di rumah, mau ketemu temen-temen, kangen tau ama dn, enaknya gini hari ngapain y?, dan lain-lain”. Nah daripada hanya menunggu waktu berlalu tanpa melakukan tindakan bermanfaat akhirnya kami beranikan diri untuk terbang landas ke kota ini, lebih tepatnya ke kampung ini. Pastinya untuk mencari pengetahuan sekaligus pengalaman baru tentang pembelajaran bahasa Inggris yang kata orang-orang itu efektif dan more excellent. Dengan izin dari Allah, orangtua, guru2 dan teman2+modal uang sebesar 2 juta kami memulai penjelajahan. Jujur, kami belum tahu sama sekali tentang system apalagi tempatnya disini. Tapi karena punya niat yang keras+modal berani ( meskipun cewek, no problem! ), akhirnya kita sampai di kota Kediri, tepatnya di desa Tulungrejo, Pare, Jawa Timur. Jika akhii atau ukhtii ada yang berkeinginan kesana, kami punya beberapa list biaya pengeluaran, diantaranya :

  • Kereta Executive Gambir-Kediri = 335.000
  • Biaya kos/camp = 100.000-300.000/ 1 bulan
  • Biaya les bahasa Inggris per program = 30.000-100.000/2 minggu
  • Makanan+minuman berat = 2500-tak terhingga (sangat menakjubkan)
  • Becak dari stasiun = 12.000/orang
  • Angkot menuju Pare = 7.000/orang
  • Dan lain-lain

Ya, kemungkinan seperti itulah harganya. Disini relatif murah dan memuaskan. Perlu akhii dan ukhtii ketahui, mengisi waktu senggang dengan melakukan pekerjaan bermanfaat ya disinilah tempatnya. Banyak tempat les bahasa Inggris dengan program-program khusus seperti Grammar, Pronounciation, Speaking, Preparation for TOEFL, IELTS, Vocabulary, Private, dan lain-lain. Bukan hanya bahasa Inggris, tapi beberapa tempat les juga membuka kursus bahasa Arab, Mandarin, dan juga Matematika. So, sama sekali nggak salah untuk mencoba pengalaman baru ini. Jangan khawatir tentang tempat tinggal, di kampung Inggris ini disediakan 2 jenis tempat yaitu boarding house (kos), dan camp (khusus untuk tempat les tertentu). Untuk pengambilan les di tempat manapun disini biasanya dimulai setiap tanggal 10 dan 25 per bulannya. Jadi bagi yang mau kesini kami sarankan tanggal 9 atau 24 sudah di Pare untuk mendaftar. Masa pembelajarannya minimal 2 minggu dan maksimal 4 tahun, kebetulan kami ambil 6 program dalam 1 bulan, cukup efektif dan sangat bermanfaat. Mayoritas tempat les aktif belajar 5 hari dalam seminggu, jadi Sabtu dan Ahad libur. Nah, dihari-hari itulah kita bisa menikmati keindahan Kediri, seperti Pesona Gunung Kelud, Tembok Simpang Lima, Alun-alun, Sri Ratu Mall, Aneka candi, dan lain-lain sambil bersepeda ria. Disini semua pelajar bersepeda, dan itu bukan suatu hal yang aneh disini kalau jarang angkot berkeliaran, 100% beda jauh dari Jakarta. Nah, sekarang tunggu apalagi!! Ayo kesini!! Dijamin betah dan gemuk karena disini BEDA. Jangan takut untuk mencoba, yakin Allah bersama kita, pasti semuanya mudah. Ayo isi waktu luangmu dengan belajar di KAMPUNG INGGRIS.. the harder we study.. the smarter we will be…

Akhir kata, kami memohon doa untuk kesuksesan bersama dan… we’ll wait new comers from you.. okey… we thank you… jazakumullah khair.. walhamdulillahirrabbil ‘aalamiin.

oleh Laila Setyawati Arifin dan Putri Rizky, Alumni Darunnajah Tahun 2011 Angkatan XXXIV

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren An-Nur Darunnajah 8 Cidokom Bogor

Kegiatan Fathul Mu’jam Santri Kelas 5 TMI

Cidokom Post – Tepat Minggu (20/09), Santriwan dan Santriwati Kelas 5 TMI Pondok Pesantren Annur Darunnajah 8 Cidokom melaksanakan kegiatan belajar yang bernama Fathul Mu’jam.