Bekal Kepemimpinan untuk Menyongsong Pergantian Organisasi Santri Bekal Kepemimpinan untuk Menyongsong Pergantian Organisasi Santri

Bekal Kepemimpinan untuk Menyongsong Pergantian Organisasi Santri

Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) hari kedua kembali dilaksanakan pada Selasa, 30 Desember 2025. Kegiatan ini bertempat di Gedung Al-Hamra Pondok Pesantren Annur Darunnajah 8. LDK diikuti oleh seluruh santri kelas 5 TMI sebagai calon pengurus organisasi santri. Kegiatan ini bertujuan mengukur pemahaman santri terhadap nilai kepemimpinan yang telah dipelajari sebelumnya.dan Mempersiapkan santri untuk tanggung jawab yang lebih besar dan Membekali peserta agar siap mengemban amanah kepemimpinan di lingkungan organisasi pesantren di masa pergantian organisasi santri

Bekal Kepemimpinan untuk Menyongsong Pergantian Organisasi Santri
Bekal Kepemimpinan untuk Menyongsong Pergantian Organisasi Santri

LDK hari kedua menghadirkan beberapa pemateri yang berkompeten di bidangnya. Al-Ustadz Tedi Sumaelan, M.Pd menyampaikan materi tentang TMI sebagai lembaga kaderisasi pemimpin. Beliau menjelaskan pengertian TMI dan KMI serta ciri-ciri kaderisasi kepemimpinan. Materi ini menjadi dasar penting bagi santri dalam memahami sistem kepemimpinan pesantren.

Bekal Kepemimpinan untuk Menyongsong Pergantian Organisasi Santri
Bekal Kepemimpinan untuk Menyongsong Pergantian Organisasi Santri

Materi selanjutnya disampaikan oleh Al-Ustadz Asmat, S.Si yang membahas kesekretariatan dan dokumentasi organisasi. Kemudian Al-Ustadz Alvan Sabbiech Akbar, S.Pd menjelaskan tugas utama OSANDN dan pentingnya kerja tim tanpa one man show. Pada siang hari yaitu, Al-Ustadz Diaz Putra Ramadhan beliau membahas SOP dan POACE dalam organisasi. Materi ditutup oleh Al-Ustadzah Desi Susilawati, S.Pd tentang manajemen konflik dalam berorganisasi.

Bekal Kepemimpinan untuk Menyongsong Pergantian Organisasi Santri
Bekal Kepemimpinan untuk Menyongsong Pergantian Organisasi Santri

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai pengingat bagi calon pengurus agar siap mengemban amanah kepemimpinan. LDK membekali santri dengan pemahaman tugas, tanggung jawab, dan etika sebelum resmi menjabat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan terstruktur dengan materi yang sistematis. Para peserta menunjukkan respon positif dan antusias dari pagi hingga malam sehingga tercipta suasana kebersamaan yang kuat.