Menu

Begini Serunya “MOS” Ala SD Islam Darunnajah

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Pagi itu terlihat anak-anak kisaran umur 6-7 tahun dengan seragam hijau putih sudah berbaris rapi dengan ayah atau bunda berdiri dibelakang atau sekitarnya. 

Ketika pengeras suara menyalak dengan kerasnya menyampaikan informasi agar pengantar atau wali murid untuk meninggalkan area karena upacara segera di mulai, para pengantarpun berangsur menjauh. 

Upacara penyambutan siswa baru dimulai, ada yang terlihat tegang, gelisah, dan gugup. Namun itu hanya sementara, setelah kata sambutan dari kepala sekolah maka waktunya perkenalan dengan wali kelas yang akan mendampingi mereka. 

Ketika nama wali kelas dipanggil dan mendekat ke barisan, mereka memperhatikan dengan seksam dan bersalaman. Keramahan dan senyum wali kelas serta guru pendamping seketika mengubah kecemasan dan kegugupan mereka menjadi keceriaan. 

Setiap kelas mendapatkan dua guru, yaitu wali kelas dan guru pendamping. Pada tahun ini jumlah siswa baru kelas 1 berjumlah 125 anak yang terbagi menjadi 4 kelas. 

Setelah perkenalan dengan wali kelas, tiba saatnya anak anak akan diperkenalkan dengan seluk beluk lingkungan sekolah. 

Wali kelas membawa mereka mengunjungi kantin, koperasi, ruang guru, ruang kepala sekolah, dan kantor tata usaha (TU) yang masih berada di lingkungan sekolah. 

Selanjutnya para siswa diarahkan ke gedung Syanggit, dimana di gedung ini terdapat ruang laboratorium komputer, laboratorium IPA, ruang teater, perpustakaan, dan kolam renang indoor. 

Tak lupa pula para siswa dijelaskan berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler yang diselenggarakan sekolah, antara lain: basket, renang, futsal, jurnalis, silat, math magic, tari, mewarnai, dan badminton. 

“MOS” ala SD Islam Darunnajah ini cukup 3 jam saja dilaksanakan pada awal masuk sekolah siswa baru. 

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Serunya Diskusi Bidayatul Mujtahid Bersama Syaikh Dr. Shawki

Untuk meningkatkan kualitas mahasiswanya, Sekolah TInggi Agama Islam (STAI) Darunnajah mengadakan diskusi mingguan “Kajian Bidayatul Mujtahid”. Kegiatan yang berlangsung setiap hari Selasa ini menghadirkan pembicara