Pada hari Sabtu, 13 Juli 2025 Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta mengadakan Pelatihan Finansial Literasi dan Standarisasi Usaha Pesantren, dengan jumlah peserta sebanyak 45 guru. sebuah bagian dari rangkaian program pengembangan guru dan pengelola unit usaha di lingkungan Pondok Pesantren Darunnajah.
Kegiatan ini menjadi sorotan karena membahas hal-hal yang sangat aplikatif dan penting: cara menyusun laporan keuangan, optimalisasi aset, hingga standar kualitas layanan unit usaha pesantren. Materi disampaikan langsung oleh narasumber profesional: Fahd Noor, M.E., Ina Melyuni, M.Pd., dan Nasirin, M.Pd., yang dikenal aktif dalam bidang pendidikan dan manajemen usaha.
Peserta dibagi ke dalam Kelompok A: Bidang Usaha, dan mendapatkan sesi-sesi khusus seperti:
1. Finansial Literasi: Membahas cara membaca balance sheet dan laporan keuangan berbasis standar akuntansi.
2. Optimalisasi Aset: Strategi memaksimalkan aset pesantren untuk meningkatkan pendapatan.
3. Monitoring Keuangan: Teknik memantau kinerja keuangan unit usaha secara efektif.
4. Standar Kualitas Layanan: Menyusun tolok ukur layanan usaha agar semakin profesional dan berdaya saing.
“Materinya sangat relevan! Kami jadi paham bagaimana cara mencatat dan mengevaluasi keuangan usaha pesantren dengan lebih baik,” ujar salah satu peserta dengan antusias.
Kegiatan ini dirancang agar para guru dan pengelola tidak hanya paham teori, tetapi juga siap menerapkannya langsung di lapangan. Dengan pendekatan yang sederhana namun mendalam, peserta diajak menyelami dunia akuntansi dan manajemen usaha secara lebih menyenangkan.
Dibanding pelatihan sebelumnya, sesi kali ini terasa lebih sistematis dan langsung menyentuh kebutuhan praktis di pesantren. Bahkan, panitia telah menyiapkan rencana tindak lanjut berupa pendampingan dan workshop lanjutan agar ilmu yang didapat benar-benar bisa diterapkan.
Program ini membuktikan bahwa pesantren bukan hanya tempat mendalami ilmu agama, tapi juga siap menjadi lembaga mandiri secara ekonomi — dengan guru dan pengelola yang paham laporan keuangan, berani berinovasi, dan siap bersaing di era modern.




