Beberapa Keutamaan Bulan Muharram

               Oleh: Intan

Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam isitem kalender Islam. Kata Muharram artinya "dilarang". Sebelum datangnya ajaran Islam, bulan muharram sudah dikelnal sebagai bulan suci dan pada bulan ini dilarang untuk melakukan hal-hal seperti peperangan dan pertumpahan darah. Keutamaan bulan Muharram diabadikan dalam firman-Nya: "Sesungguhnya bilangan bulan di sisi  Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah menganiaya diri dalam bulan yang empat itu, dan perangilah musyrikin semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa" (QS.At-Taubah: 36)

Sedangkan puasa 10 Muharram yang sering disebut Puasa Asyuro (berasal dari bahasa arab Asyaro/Asyro=10) diawali ketika Rasulullah sedang menuju Madinah. Pada saat beliau melihat orang-orang Yahudi melakukan puasa pada tanggal 10 Muharram untuk memperingati dan menghormati kemenangan Nabi Musa AS terhadap Fir’aun laknatullah. Rasulullah SAW mengatakan kamilah yang sebenarnya lebih berhak menghormati dan memuliakan Nabiullah Musa AS dibandingkan engkau wahai kaum Yahudi. Kemudian Rasulullah memerintahkan kepada para sahabat dan kaum muslimin untuk melaksanakn puasa sunnah setiap tanggal 10 Muharram karena tanggal tersebut mengandung makna yang sangat mendasar.

Secara umum, puasa Muharram dapat dilakukan dengan beberapa pilihan:

 1.        Berpuasa tiga hari, sehari sebelumnya dan sehari sesudahnya, yaitu puasa tanggal 9, 10 dan 11 Muharram.

2.       Berpuasa pada hari itu dan satu hari sesudah atau sebelumnya, yaitu puasa tanggal 9 dan 10, atau 10 dan 11 Muharram.

3.        Puasa pada tanggal 10 saja, hal ini karena ketika Rasulullah SAW memerintahkan untuk puasa pada hari ‘Asyura, para sahabat berkata: “Itu adalah hari yang diagungkan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani, beliau bersabda: “Jika datang tahun depan insya Allah kita akan berpuasa hari kesembilan, akan tetapi beliau meninggal pada tahun tersebut.” (HR. Muslim).

Beberapa hadits menyarankan agar puasa hari 'Asyura diikuti oleh puasa satu hari sebelum atau sesudah puasa hari 'Asyura. Alasannya, seperti diungkapkan oleh Nabi Muhammad Saw, orang Yahudi hanya berpuasa pada hari 'Asyura saja dan Rasulullah ingin membedakan puasa umat Islam dengan puasa orang Yahudi. Oleh sebab itu ia menyarankan umat Islam berpuasa pada hari 'Asyura ditambah puasa satu hari sebelumnya atau satu hari sesudahnya (tanggal 9 dan 10 Muharram atau tanggal 10 dan 11 Muharram).  Seperti sudah disinggung sebelumnya, bahwa bulan Muharram banyak memiliki keistimewaan. Khususnya pada tanggal 10 Muharram. Beberapa kemuliaan tanggal 10 Muharram antara lain Allah Swt akan mengampuni dosa-dosa setahun sebelumnya dan setahun ke depan. (Tarmizi). 

Anggapan-anggapan yang salah lainnya tentang bulan Muharram adalah kepercayaan bahwa bulan Muharram adalah bulan yang tidak membawa keberuntungan, karena Husein terbunuh pada bulan itu. Akibat adanya anggapan yang salah ini, banyak umat Islam yang tidak melaksanakan pernikahan pada bulan Muharram dan melakukan upacara khusus sebagai tanda ikut berduka atas wafatnya Husein dalam peperangan di Karbala, apalagi disertai dengan ritual merobek-robek baju atau memukuli dada sendiri. Sebaliknya, adalah kemuliaan bagi Husein yang kematiannya dalam pertempuran itu bersamaan dengan hari 'Asyura.

Meski demikian, banyak legenda dan mitos dari salah pengertian yang terjadi di kalangan umat Islam menyangkut hari 'Asyura, meskipun tidak ada sumber otentiknya dalam Islam.Beberapa hal yang menjadi keyakinan di kalangan umat Islam adalah:   

  1. Diciptakannya Nabi Adam AS.
  2. Nabi Adam AS bertaubat kepada Allah.
  3. Nabi Idris AS diangkat oleh Allah ke langit.
  4. Nabi Nuh AS diselamatkan Allah keluar dari perahunya sesudah bumi ditenggelamkan selama enam bulan.
  5. Nabi Ibrahim AS dilahirkan di hari Asyura.
  6. Allah menerima taubat Nabi Ibrahim AS
  7. Nabi Ibrahim AS diselamatkan Allah dari pembakaran Raja Namrud.
  8. Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa AS.
  9. Diselamatkannya Nabi Yusuf AS setelah diceburkan ke sumur oleh saudara-saudaranya.
  10. Nabi Yusuf AS dibebaskan dari penjara.
  11. Penglihatan Nabi Ya'qub AS yang kabur dipulihkkan Allah.
  12. Nabi Ayub AS dipulihkan Allah dari penyakit kulit yang dideritainya.
  13. Nabi Yunus AS selamat keluar dari perut ikan paus setelah berada di dalamnya selama 40 hari 40 malam.
  14. Laut Merah terbelah dua untuk menyelamatkan Nabi Musa AS dan pengikutnya dari tentera Firaun.
  15. Kesalahan Nabi Daud AS diampuni Allah.
  16. Nabi Sulaiman AS dikurniakan Allah kerajaan yang besar.
  17. Hari pertama Allah menciptakan alam.
  18. Hari Pertama Allah menurunkan rahmat.
  19. Hari pertama Allah menurunkan hujan.
  20. Allah menjadikan 'Arasy.
  21. Allah menjadikan Luh Mahfuz.
  22. Allah menjadikan alam.
  23. Allah menjadikan Malaikat Jibril.
  24. Nabi Isa AS diangkat ke langit.  
  25. Terbunuhnya Husein saat berperang melawan tentara Suriah.
  26. Hari kiamat akan terjadi di hari Asyura'

 

* Dari berbagai sumber