Ahad (26/6) kemarin, secara serentak semua siswa-siswi dari  keseluruhan lembaga pendidikan di tingkat SMP, MTs, MA, dan SMK Pesantren Darunnajah Cipining nonasrama mendapatkan raport hasil ujian semester genap dari para wali kelas masing-masing. Pembagian dilakukan di masjid kampus 1 seiring dengan acara silaturahmi Pimpinan Pesantren, dewan guru dengan wali murid. Bersama dengan raport, diberikan juga majalah wardan (warta Darunnajah) dan surat kenaikan kelas yang menerangkan naik tidaknya siswa ke kelas selanjutnya.

Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini pembagian raport dilaksanakan di masjid karena aula telah beralih fungsi menjadi asrama santri. Dalam penuturan kepala biro pendidikan, Ustadz Faruq Abshori, S.Pd.I. bahwa tahun ini tingkat kepercayaan masyarakat menunjukkan grafik yang tinggi sehingga pendaftar atau calon santri di pesantren Darunnajah Cipining sekurang-kurangnya membutuhkan 10 kamar atau lebih, itu juga baru santri putra.

Maka pesantren perlu mengalihkan santri lama ke aula yang kini telah didesain layaknya kamar-kamar santri. Selain itu, perombakan aula menjadi kamar juga sebuah do’a dan niat dari pimpinan pesantren yang berobsesi mendirikan GOR (gedung olah raga) sebagai pengganti aula yang memang secara kapasitas terbatas. Diharapkan GOR nantinya dapat menjadi gedung yang representatif dan kondusif guna penyelenggaraan segala event.

Pada kesempatan itu pula, Ustadz Faruq menyinggung soal prestasi. Dalam penjelasan beliau, siswa Darunnajah Cipining standar kenaikannya tidak ditilik dari 1 sisi akademik, namun kenaikan dapat diputuskan setelah kata mufakat dari dewan guru pada rapat kenaikan yang melihat segala aspek siswa dari sisi disiplin, akhlak, dan lainnya. Maka kepada para wali murid, Ustadz Faruq memohon pengertian bahwa pendidikan di Darunnajah Cipining meliputi segala aspek pendidikan dan pembinaan.

Sementara itu, pimpinan pesantren, KH Jamhari Abdul Jalal, Lc juga menegaskan pentingnya pendidikan, terutama pendidikan agama kepada anak-anak. Beliau juga menyinggung soal prospek pendidikan yang dikembangkan di pesantren. Karena bagi beliau, sebuah tanggung jawab besar bagi pesantren, bila lulusannya (alumni) tidak mampu jadi apa-apa. Sehingga pada kesempatan itu pula, beliau menjelaskan bahwa alumni Darunnajah Cipining memiliki masa depan yang lebih baik. Dan hal itu telah dibuktikan dengan menggeliatnya peran alumni di masyarakat, salah satunya adalah guru di sekolah-sekolah yang berada di sekitar pesantren.

Direktur TMI (Tarbiyatul Mu’allimien wal Mu’allimat Al-Islamiyah), Ustadz Musthofa Kamal, M.Ag pada kesempatan itu mendapatkan tugas membacakan peringkat kelas plus do’a. Adapun peringkat dari semua kelas yang ada adalah sebagai berikut:

No Kelas Nama Peringkat
1 VII f MTs Nurtati Muharromah 1
2 VII f MTs Hilyatul Labibah 2
3 VII f MTs Baitul Uliyah 3
4 VIII e MTs Zuhrotul A. 1
5 VIII e MTs Yuningsih 2
6 VIII e MTs Rina Rusmiati 3
7 IX c MTs Imaduddin 1
8 IX c MTs Kekey Zakaria 2
9 IX c MTs Insan Jamil 3
10 IX d MTs Nindya Julianingsih 1
11 IX d MTs Neng Cicih Sutarsih 2
12 IX d MTs Siti Farida Hidayat 3
13 X c MA Asih Rahayu 1
14 X c MA Siti Robiatul A. 2
15 X c MA Lu’ayi al-Karimah 3
16 XI c MA Siti Istiqomah 1
17 XI c MA Lelih Maliha 2
18 XI c MA Senja Agustin BR. 3
19 VII SMP Ade Priana 1
20 VII SMP Imam Turmudi 2
21 VII SMP Dede Halim 3
22 VIII a SMP Iqbal Wijaya 1
23 VIII a SMP Aryo Bima 2
24 VIII a SMP Dede Hidayat 3
25 VIII b SMP Umi Hani 1
26 VIII b SMP Irma Ismawati 2
27 VIII b SMP Elis Muhlisoh 3
28 IX SMP Anjaludin 1
29 IX SMP Jupri Setiawan 2
30 IX SMP Dian Nurmalia 3
31 X  a SMK Arif Sholehudin 1
32 X  a SMK M. Abu Sobirin 2
33 X  a SMK Zulfahmiyudin 3
34 X  b SMK Melisa 1
35 X  b SMK Yulisa 2
36 X  b SMK Rozifaturrofiqoh 3
37 X I a SMK Fitria Wulan N. 1
38 X I a SMK Siti Aisyah 2
39 X I a SMK Siti Hilfalillah 3

Sumber: Panitia Ujian 2011