Kejuaraan pencak silat yang mempertemukan para atlet di tingkat pelajar rutin diadakan oleh berbagai pihak. Jika sebelumnya atlet silat Darunnajah Cipining berhasil menyabet gelar pesilat terbaik dalam ‘Talkshow, Festival, dan Kejuaraan Pencak Silat tingkat SD, SMP, SMA se-Jabodetabek tahun 2012 dengan memperebutkan piala Menko Perekonomian RI, M. Hatta Rajasa di Padepokan Pencak Silat, TMII Jakarta pada penghujung Desember tahun 2012, kini mereka kembali bertanding dalam perhelatan pencak silat antarsiswa-siswi SLTA se DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.
Kegiatan pencak silat tersebut dilaksanakan oleh Universitas Mercu Buana Jakarta khususnya unit kegiatan mahasiswa Merpati Putih. Panitia menjelaskan, maksud diadakannya kejuaraan ini sebagai upaya peningkatan kualitas dan kuantitas pembinaan atlet yang diharapkan berperan dalam mengembalikan citra pencak silat Indonesia di negeri sendiri.
Dalam pertandingan yang dilaksanakan selama 3 hari (1 s.d. 3 Maret 2013) tersebut, perolehan para atlet Darunnajah Cipining sebagai berikut:
Firmansyah (kelas C): emas
Abdul Aziz (kelas B): perunggu
Alif Afif (kelas F): perunggu
Enung Nur Fauzi (kelas J): perunggu
“Alhamdulillah, saya mendapatkan emas lagi. Ini adalah emas ke-3 yang saya dapatkan selama menjadi atlet. Pertama, emas dari Munam Cup piala Amin Rais. Kedua, emas dari Popkab Bogor, dan sekarang yang ketiga. Saya merasa senang dan bersyukur dapat memberikan prestasi ini kepada pesantren, orang tua, dan seluruh santri Darunnajah Cipining” ujar Firman kepada WARDAN.
Sementara itu, Pembina dan official tim, Ustadz Anwar Maulana mengaku telah berusaha sebaik mungkin. Selama mendampingi para atlet, ia selalu mengingat petuah pengasuh pesantren, KH Jamhari Abdul Jalal, Lc saat memberangkatkan tim. “Berusaha semaksimal mungkin dan yakinlah dengan Allah bukan kepada kekuatan-kekuatan yang lain” jelas Ustadz Anwar menirukan Bapak Kyai.
Pada event yang mengangkat tema ‘Mengenalkan, Mengembangkan, dan Melestarikan Pencak Silat Indonesia’ ini, peserta mencapai 270 atlet dari 70 kontingen. Pertandingan dilaksanakan dalam 2 cabang, yaitu wiralaga dan wiraloka. Untuk cabang wiralaga sendiri terdiri dari kelas A hingga J untuk atlet putra, serta kelas A sampai F untuk atlet putri. Adapun wiraloka diikuti oleh 1 orang, baik kelas putra maupun putri.
“Atlet Darunnajah Cipining hingga saat ini terus berupaya untuk berlatih untuk menyiapkan pertandingan-pertandingan selanjutnya. Masih banyak yang harus kita ikuti, sehingga banyak pula yang tengah kita persiapkan. Mohon do’a untuk seluruh keluarga besar Darunnajah Cipining semoga para atlet dapat terus memberikan yang terbaik” kata Ustadz Anwar memohon dukungan. (red)
