Menu

Ashabunnajah Membangun Prestasi

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Filosofi Ashabunnajah:Berpacu dalam Kesuksesan, Bernaung dalam Ketaatan

Istilah Ashabunnajah bukan hal asing lagi di Pesantren Darunnajah. Secara umum artinya yaitu orang-orang yang sukses, sedangkan arti khususnya adalah santri kader Darunnajah yang dibina, diasuh, dan dilatih secara intensif agar mampu memikul berbagai amanah serta tanggung jawab. Melalui program pembinaan ini diharapkan terbentuk karakter santri yang taat dan tanggap dalam menghadapi setiap persoalan yang ada.

Program Tahfizhul Qur’an

Pada tahun ajaran 2007-2008 ini muncul kebijakan baru berkenaan dengan program tahfizhul Qur’an yang wajib diikuti oleh santri ashabunnajah. Materi yang harus dihafal adalah “hafalan dasar” yang sering dipakai pada acara-acara tertentu dalam masyarakat umumnya. Sedikitnya ada 30 materi yang wajib dihafal dan dipahami fadhilahnya oleh santri ashabunnajah sebelum mulai menghafal Al Qur’an secara utuh.

Penerimaan Santri Baru

Awal tahun ajaran (bulan Juli) lalu santri Ashabunnajah baru yang masuk ada 14 orang: 11 putra dan 3 putri. Total jumlah santri ashabunnajah adalah 56 orang.

Disiplin dan Organisasi

Secara umum kegiatan dan penugasan santri ashabunnajah adalah mengelola unit-unit usaha pesantren, seperti kantin, koperasi, wartel, engineering, perkebunan, dan laundry. Pengelolaan ini sebagai tempaan khusus bagi mereka guna melatih bertanggung jawab. Seminggu sekali pekerjaan dan ketaatan disiplin mereka dievaluasi oleh Biro Pengkaderan dalam Forum Dinamika yang dilaksanakan setiap Kamis malam.

Sebagai wadah kedisiplinan dan etos kerja, santri ashabunnajah mempunyai naungan organisasi tersendiri, yaitu Organisasi Santri Ashabunnajah Darunnajah (OSAD).

SKETSA: Melahirkan Seniman yang Berjiwa Santri

Salah satu wadah kegiatan hiburan santri ashabunnajah adalah Seniman Kreatif Terampil Santri Ashabunnajah (SKETSA). Melalui wadah ini para santri berlatih berbagai cabang kesenian dan keterampilan sebagai upaya meningkatkan imajinasi kreatif dan sumberdaya mereka.

Di antara cabang seni yang dilatihkan adalah puisi, drama, operet, pantomim, nasyid, tari kombinasi, dan sebagainya. Sedangkan untuk cabang keterampilannya adalah membuat majalah dinding, kreasi sedotan, kaligrafi dan letter.

Produk SKETSA, khususnya dalam bidang teater, cukup sering dipersembahkan pada beberapa event penting pesantren, seperti Apel Tahunan, pembukaan Porseka, pembagian rapor, panggung gembira, samenan, dan lainnya. Grup teater mereka adalah Bandrex. Nama ini terinspirasi dari jenis minuman khas Sunda yang rasanya cukup menggigit dan dapat menghangatkan badan.

Sesekali SKETSA juga mengadakan jelajah alam sekitar pesantren untuk tadabbur serta menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan. Ini merupakan program baru yang tercetus dari para anggotanya terkait isu global warming yang kini menjadi keprihatinan masyarakat dunia tanpa terkecuali. Kegiatan ini diwadahi dalam Sketsa Pencinta Alam (SEPA). Sketsa diharapkan tetap hidup dan produktif dalam berkarya, sebagai bentuk apresiasi perjuangan para senior dalam membentuk Bengkel Seni ini pada awal berdirinya pesantren.

Excellent Service and Public Relation

Pelatihan Excellent Service bagi santri Ashabunnajah setiap tahun diselenggarakan oleh Biro Pengkaderan guna memperbaharui persepsi dan motivasi santri dalam melaksanakan tugas amaliyah. Pada tanggal 13 s.d 16 Agustus 2007 lalu, pelatihan ini diadakan kembali dan diikuti oleh seluruh santri ashabunnajah.

Materi-materi yang disampaikan adalah Public Relation dan Efficient Customer Service oleh Ustadzah Ella Khulasoh S.Sos.I.; Penanaman Aqidah Islamiyah oleh Ustadz Trimo, S.Ag; Pembelajaran Akuntansi Perdagangan oleh Ustadz M. Muddatsir, S.H.I.; dan Achievement Motivation Training (AMT) oleh Ustadz M. Muhlisin Ibnu Muhtarom, S.H.I. Pelatihan yang berlangsung di Auditorium ini cukup asyik dan menarik. Para peserta tampak antusias dan aktif mengikuti, meskipun dilaksanakan pada malam hari. Seusai penyampaian materi diadakan game untuk mencairkan kejenuhan, sehingga suasana menjadi segar kembali, riang dan gembira.

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

Pondok Pesantren An-Nur Darunnajah 8 Cidokom Bogor

Hidden Curriculum Sistem Muallimin (TMI) Darunnajah

Sebagai lembaga pendidikan pesantren berbasis sistem Muallimin, pemahaman sepenuhnya akan kelebihan kurikulum TMI (Tarbiyatul Muallimin/Muallimat Al Islamiyah) yang menjadi core curriculum dari pendidikan pondok harus