Asah Kreativitas, Kelas 4 TMI Mulai Berpanitia di Pagelaran Seni Bhinneka Tunggal Ika Asah Kreativitas, Kelas 4 TMI Mulai Berpanitia di Pagelaran Seni Bhinneka Tunggal Ika

Asah Kreativitas, Kelas 4 TMI Mulai Berpanitia di Pagelaran Seni Bhinneka Tunggal Ika

Pagelaran Seni Bhinneka Tunggal Ika 2026 menjadi awal kepanitiaan bagi santri kelas 4 TMI Pondok Pesantren Darunnajah, baik santri putra maupun santri putri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy, sekaligus menjadi wadah bagi santri untuk belajar mengelola acara dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Acara Bhineka Tunggal Ika digelar dalam dua momentum terpisah, yakni Kamis (10/09/26) untuk santri putra dan Ahad (13/09/26) untuk santri putri.

Dalam mempersiapkan acara ini, santri putra didampingi oleh dua pembimbing, yaitu Ust. Taufiq dan Ust. Ardiyan, sementara santri putri didampingi oleh Usth. Lubna Azizah dan Usth. Aura Salsabila. Kedua tim pembimbing turut mengarahkan proses perencanaan hingga pelaksanaan acara di kepanitiaan masing-masing.

Melalui pengalaman berpanitia ini, santri diharapkan dapat mengasah kemampuan berorganisasi sekaligus melatih kreativitas mereka dalam pagelaran seni. Proses ini menjadi bekal penting bagi santri kelas 4 TMI sebelum kelak mengemban tanggung jawab kepanitiaan yang lebih besar.

Asah Kreativitas, Kelas 4 TMI Mulai Berpanitia di Pagelaran Seni Bhinneka Tunggal Ika

Pada malam penampilan Bhinneka Tunggal Ika santri putra, acara dibuka dengan penampilan Hadroh, dilanjutkan countdown, visual and lighting show, serta MC Opening. Sesi inti menghadirkan ragam tarian dan lagu daerah, seperti Yamko Rambe Yamko dari Papua, Sinanggar Tulo dan Tari Batak dari Sumatra Utara, Palang Pintu khas Betawi, Drama Puisi Berantai, hingga Campur Sari bernuansa budaya Jawa.

Rangkaian acara santri putra kemudian ditutup dengan penampilan KUR yang diiringi lagu Indonesia Pusaka, sebagai simbol penutup penuh makna kebangsaan. Seluruh rangkaian penampilan ini disusun untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada seluruh santri dan tamu undangan yang hadir.

Sementara itu, rangkaian acara Bhinneka Tunggal Ika santri putri yaitu MC Opening, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan ketua panitia, serta sambutan dari pihak ustadzah yang disertai pemberian kenang-kenangan kepada tamu undangan.

Sesi inti menyuguhkan pertunjukan tari daerah Bensu Linge, rangkaian drama bertajuk “Petualangan Menembus Waktu” dalam beberapa babak, konfigurasi Tari Pusaka Warisan, penampilan modelling, hingga Angklung dan Vokal bertajuk “Harmoni Bangsa Nusantara”.

Dengan persiapan yang telah disusun secara matang oleh masing-masing kepanitiaan, Malam Bhinneka Tunggal Ika 2026 diharapkan dapat menjadi momen berkesan bagi santri kelas 4 TMI, baik putra maupun putri, dalam belajar berpanitia sekaligus berkarya di atas panggung.