Hari ini , Selasa 12 November 2013, tepat pukul 09.00 ukhti Nur Zakiah (santriwati kelas 5 TMI) selaku moderator membuka sesi pertama dengan full spirit dan sekaligus mempersilahkan ust. Muhlisin Ibnu Muhtarom, S.H.I memulai penyampaian materi Citra Diri Pengurus Organisasi Santri dengan judul: ‘Jadilah Santri Organisatoris Yang Handal!’.
Setelah pembukaan materi dengan ummul kitab, sebagai ‘ibrah dan motivasi nara sumber sedikit memperkenalkan beberapa pengalaman berorganisasi yang pernah didapatkannya antara lain; Bagian Da’wah Ikatan Remaja Muhammadiyah Ranting Patean dan Cabang Kendal tahun 1993-1995, Bagian Keamanan, Bagian Bahasa, Bagian Penerimaan Tamu, Bengkel Sastra (Bengsas), Tapak Suci dan TOP TEDAS – pengalaman sewaktu duduk di kelas V&VI TMI Darunnajah Cipining tahun 1998-2000-. Dan dari tahun 2000 hingga kini ustadz asal Kendal ini masih terus belajar berorganisasi di Biro Pengasuhan Santri, Biro Da’wah dan Hubungan Masyarkat dan Warta Darunnajah (WARDAN).
Selanjutnya alumni TMI Darunnajah Cipining tahun 2000 ini mengajak seluruh peserta LDK untuk memahami beberapa point penting , antara lain; landasan teologi organisasi Islam (QS Ali Imran ayat 104, Hadits Umar dan Atsar Imam Ali), arti organisasi secara bahasa dan istilah, 5 unsur Organisasi ( Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga /AD&ART, wadah/tempat, susunan pengurus dan anggota, job discription, kerja-sama dan sama kerja), 3 teori kepemimpinan (genetis, ekologis, sosial), 5 tipologi kepemimpinan (otokratis, militeristis, parternalistis, kharismatis, demokratis, 3 macam sidang (komisi, pleno, paripurna), 5 jenis interupsi (of order, of clarification, of information, of explanation, of personal), juga beberapa etika terkait garis koordinasi, konsultasi dan intruksi.
Agar para santri senior tidak jemu dalam mengikuti sesi ini, mereka diajak meneriakkan beberapa yel-yel seperti Darunnajah = Sukses Mulia!, dan diteruskan dengan sambutan antusias seluruh personalia organisai yang meliputi Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC Pa&Pi untuk santri putra dan putri asrama), Organisasi Siswa Darunnajah (OSADC, untuk santri putra non asrama), Organisasi Siswi Darunnajah Cipining (OSIDC, untuk santri putri non asrama), dan Koordinator Gugus Depan Pramuka Darunnajah untuk seluruh santri putra dan putri, asrama dan non asrama.
Dalam penyampaian materi berdurasi lebih dari 90 menit, nara sumber yang notabene mantan Kepala Asrama Santri Putra tampak energik dan memikat. Bahkan terlihat mimik mukanya sendu, suaranya agak parau dan hatinya bergetar ketika mencontohkan beberapa tokoh organisatoris muslim internasional seperti sayyid Syahid Hassan Al Banna pendiri Ikhwanul Muslimin yang berpengaruh ke berbagai negara, juga syekh Ahmad Yasin pendiri dan pemimpin spiritual Harakah Muqawwamah Islamiyyah (HAMAS) Palestina yang gugur syahid di bom tentara laknatullah Israel seusai beliau melaksankan jama’ah Sholat Shubuh!.
Antuasias peserta terlihat jelas dalam menyimak pemaparan materi yang tampak lebih meriah dengan slide powerpoint yang sarat dengan foto-foto penjelasan dan iringan musik mars Darunnajah dan nasyid-nasyid perjuangan. Juga game yang mengharuskan para santri belajar menjadi generasi AKIK (Aktif, Kreatif, Inovatif, Komunikatif) dan SMART (Sosialis, Maksimalis, Agamis, Realistis, Taktis), antara lain game 9 titik, rumus kesuksesan dan perang Badar (Respect, ready, shoot). Beberapa peserta juga mendapatkan hadiah buku tulis dan buku bacaan karena keaktifan mereka dalam menjawab dan atau tampil ke panggung. (wardan/abu ezzat el wazira).