AMALIYAH TADRIS SANTRI NIHAI

JAKARTA/dn.com – Sebagai kegiatan wajib Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta dan sebagai persyaratan kelulusan santri nihai / kelas akhir Tarbiyatul Mu'allimin wal Mu'allimat Al-Islamiyah (TMI) Darunnajah, maka bagi santri kelas VI (enam) diharuskan melaksanakan Amaliyah Tadris (Praktik Mengajar) dengan berbahasa resmi, yaitu bahasa Arab dan Inggris. Sebelumnya mereka telah diberikan pembekalan yang telah dilaksanakan selama tiga hari sejak hari Sabtu – Senin, 10 – 12 November 2007 yang bertempat di Aula Empat Windu Darunnajah.

Praktik mengajar/Amaliyah Tadris dilaksanakan tanggal 13 yang merupakan praktik percontohan telah dilaksanakan secara terpisah antara santri putra dan putri. Untuk Santri putra dilaksanakan di Gedung Rektorat Darunnajah hari Selasa, 13 November 2007 oleh Dzul Ikram, santriwan kelas VI MAK A, yang dimulai pada pukul 07.10 WIB atau jam pelajaran kedua yang disaksikan langsung oleh seluruh santriwan kelas VI yang sekaligus sebagai pa-naqd (pengoreksi) dengan mendapatkan bimbingan dari Pimpinan Pesantren, Drs.H. Sofwan Manaf, M.Si. Sedangkan santriwati kelas VI melaksanakan praktik percontohan amaliyah tadris di Aula Empat Windu oleh Siti Suniah, santriwati Kelas VI MAK B.

Pelaksanaan amaliyah tadris bagi santri nihai lainnya dilaksanakan hinggga hari Rabu, (21/11) yang terbagi menjadi 6 firqoh/kelompok dengan anggota masing-masing 7 – 8 santri danmendapat bimbingan dari ustadz dan ustadzah dengan materi pelajaran yang telah dibagikan sejak pembekalan pada hari Senin, (12/11) diantaranya yaitu Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Grammar, Muthola'ah, Aqidah, Imla', fiqih, mahfudhot, Nahwu, Khot, Tafsir dan Hadits.

Semoga kegiatan amaliyah tadris ini dapat mempersiapkan santri sebagai kader umat dan bangsa yang berguna di masyarakat kelak.