Sujud Syukur Tandai Kelulusan Santri Nurul Ilmi
Coret-coret seragam, hura-hura, serta konvoi para siswa SMA dan sederajat menghiasi suasana kelulusan tahun 2013. Sorak-sorai serta aksi kebut-kebutan rasanya menjadi tradisi tahunan bagi para siswa/i kelas XII. Berbeda dengan SMK Darunnajah Pabuaran sebagai suatu lembaga yang mengedepankan pendidikan akhlak, menghiasi suasana kelulusan dengan melakukan sujud syukur. Sujud syukur adalah salah satu sujud yang biasa dilakukan para pejuang setelah melaksanakan suatu kegiatan dengan hasil yang cukup memuaskan.
Santriwan dan santriwati kelas VI TMI (Tarbiyatul Mu’alimin wal Mu’alimat) Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 setara dengan kelas XII SMK (yang diberi nama The Magnificent ) yang berarti yang merajai telah resmi menjadi alumni Pon-Pes Nurul Ilmi, melakukan sujud syukur di Masjid Birrul Walidain setelah kepala sekolah, Al-ustadz Fajar Suryono S.Kom. mengumumkan hasil Ujian Nasional tahun 2013. Hari ini (25/05/13), santri alumni sangat merasa bahagia karena tak satu pun teman mereka yang tertinggal. Dengan kata lain LULUS 100%. Pencapain ini tak lepas dari segala usaha dan kerja keras yang dilakukan para santri serta bimbingan dan arahan segenap dewan guru atau ustadz/ustadzah.
“Dengan ujian, seseorang dapat dimuliakan atau dihinakan”, ujar Al-ustadz Fajar Suryono S.Kom, selaku kepala sekolah dan pimpinan Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 pada apel mingguan yang dilaksanakan setiap Sabtu pagi. Beliau menambahkan “Seseorang dihinakan dalam ujian karena cara yang dilaksanakan, bukan karena hasil yang didapatkan. Begitupun sebaliknya, seseorang dimuliakan karena cara mencapai hasil, bukan karena hasil yang dicapai. Walaupun hasilnya sangat bagus, namun jika cara yang dilakukannya tidak baik (mencontek), maka orang tersebut akan dipandang hina”.
Setelah melakukan sujud syukur, para alumni bergegas untuk meminta maaf dan mengucapkan terimakasih kepada dewan guru atau Ustadz/ustadzah yang telah membimbing dan memberi motivasi yang sangat bermanfaat. Dan tak lupa pula, para alumni pun meminta maaf kepada adik-adik kelas dan menginspirasi untuk lebih maju.
Usai meminta maaf kepada dewan guru dan adik kelas, para santri alumni berfoto bersama kepala sekolah, bertukar cerita dengan teman-teman dan adik kelas. Rasa haru dan menyenangkan melingkupi suasana.
Para alumni berencana melanjutkan kuliah ke berbagai Universitas di Indonesia, ada pula yang mengabdi di Darunnajah, baik Darunnajah cabang ataupun Darunnajah pusat.
“Saya harap, alumni tahun 2013 ini dapat menjaga nama baik almamater”, ujar Al-ustadz Mastur S.Pd.I, selaku Biro Rumah Tangga.