Akses Internet di tengah Lahan Sawit

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email
"INTERNET YANG LUAR BIASA"
Akses Internet di tengah Lahan Sawit

(Laporan Pimpinan Pesantren, Drs.H. Sofwan Manaf, M.Si dari Bengkulu)
BENGKULU/dn.com – "Kalau ngenet di kota itu biasa, tapi kalau di tengah hutan; yang tidak ada listrik, tidak ada jalan aspal, tidak ada sinyal TV (saat ini masih harus memakai parabola), tidak ada tembok… ini luar biasaa…" itulah sepenggal pengakuan Drs.H. Sofwan Manaf, M.Si dalam perjalanan dinasnya ke Pesantren cbang yang berada di seberang pulau jawa ini, Darunnajah 6 dan Darunnajah 11. Ya, Darunnajah 6 Annakhiil memang berada di tengah perkebunan kelapa sawit seluas 160 ha di Muko-muko, Bengkulu.

Hari Sabtu, 24 Mi 2008 pukul 23:15 rombongan dari Darunnajah Jakarta bersama Ust Sofwan, tiba di Pondok Pesantren Annakhiil, "Alhamdulillah… dan saya mencoba untuk instal internet dan BERHASIL…. ", Sujud syukur… Bagaimana tidak… ada beberapa alasan yang memang patut disyukuri, dikarenakan sebelumnya untuk kirim laporan/berita harus tempuh 1,5jam perjalanan TOLL tanpa hambatan, untuk keluar hutan menempuh jarak 3,5 km dan baru bisa ketemu aspal (jalan raya), "Itupun belum tentu ketemu internet yang aktif, karena masih sering mati".imbuh beliau mengomentari keberadaan internet di daerah.

Ust. Sofwan juga menambahkan, "Saking senangnya; kuliah subuh saya isi dengan pemahaman internet untuk santri-santri SMP dan SMK jurusan IT Darunnajah 6. dan pk 07.00 dilanjutkan dengan demo dihadapan ustadz-ustadzah yang berjumlah 11 dan santri berjumlah 18". Mereka senang sekali, kepuasan batin yang tak ternilai saat berbagi pengalaman tersebut.

masih dalam rangka kunjungannya, pada Ahad (25/5) siang lanjut mengontrol bibit sawit, Mengorder polyback ke Medan dan keliling lahan sambil bertasbih. Dan pada malam harinya diadakan rapat dengan ust2 dan semua penggerak. Pk 23.45 rombongan bergerak ke DN 11 untuk bertolak pulang ke Jakarta…
"Ada beberapa target yang harus diselesaikan. .. Do'akan semoga semua lancar.

(ditulis dari rumah singgah di Darunnajah 11 Albarokah, 5 menit dari airpot dan 17km dari Kota Bengkulu, menggunakan modem telkomflash dan kartu HALO)

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Nasihat Untuk Guru Baru 2020

via IFTTT NASIHAT DAHSYAT PA KYAI UNTUK CALON ALUMNINasihat Syeikh Dr. Sa’ad bin Nashri As Syatsri untuk Santri[Celoteh Santri] Nasihat ketua JQ kepada anggotanya[Celoteh Santri]