Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan wujud perhatian pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional. Dengan hadirnya BOS, anak-anak dari keluarga kurang mampu tidak perlu lagi memendam impiannya untuk dapat bergabung menjadi anak sekolahan. Biaya sekolah untuk pendidikan dasar sembilan tahun (SD, MI dan SMP, MTs) kini ditanggung oleh pemerintah lewat dana BOS tersebut.

Namun dalam pelaksanaannya penyaluran dan penggunaan dana BOS banyak dijumpai hal-hal yang kurang sesuai dengan aturan baku pemerintah, di antaranya: penggelembungan jumlah penerima dana BOS, pengelolaan dana BOS yang belum tepat sasaran, pelaporan yang tidak tepat waktu, dan lainnya. Disinyalir sebagian besar sekolah penerima dana BOS di Kabupaten Bogor belum menguasai betul teknis pengelolaannya, karena berbagai pelatihan pengelolaan dana BOS yang selama ini diselenggarakan oleh pihak terkait dirasa kurang efektif dan tidak aplikatif.

Untuk itu Tim Manajemen BOS yang terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Departemen Agama dan Manajer BOS Kabupaten Bogor baru-baru ini telah menyelenggarakan “Bimbingan Teknis (Bintek) Bendahara BOS se-Kabupaten Bogor” di Hotel Mars, Hotel Ciliwung, dan Hotel Indra Jaya Cipayung Bogor.

Terkait dengan kegiatan ini tiga orang administratur pesantren ikut ambil bagian sebagai peserta, yaitu:

· Ustadz Imam Ghozali (Bendahara MI), 17 s.d 19 Nopember 2007 (gelombang VII), di Hotel Mars Cipayung Bogor.

· Usth. Tresna Amalia A.Ma.Pd. (Bendahara MTs), 19 s.d 21 Nopember 2007 (gelombang VIII), di Hotel Mars Cipayung Bogor.

· Ustadz Mukhammad Muddatsir S.H.I. (Bendahara SMP), 21 s.d 23 Nopember 2007 (gelombang IX) di Hotel Ciliwung Cipayung Bogor.

Rangkaian acara kegiatan ini cukup padat, mulai dari pagi, siang, sore, hingga malam hari.

Melalui kegiatan ini para peserta dibekali materi–materi berkenaan dengan pengelolaan dana BOS, antara lain Juknis/Juklak BOS dan Permasalahan Umum yang sering terjadi; Implementasi RAPBS dalam Realisasi; dan Tata Cara Administrasi Pertanggungjawaban BOS. Materi-materi ini disampaikan oleh Tim Asistensi BPKP Propinsi Jawa Barat.

Pada hari keduanya, peserta dibekali materi sebagai berikut: Perpajakan oleh Tim Asistensi BPKP Prop. Jawa Barat, Kajian Kasus BOS dan Tindakan Kuratif oleh Tim Asistensi Bawasda Kab. Bogor, Tata Cara Penyaluran Dana BOS oleh Tim Asistensi Kantor Pos Kab. Bogor, Pembuatan Buku Kas Umum, Bukti-bukti Kas dan Pendukung, Simulasi Komprehensif Pembukuan oleh Tim Manajemen BOS Kab. Bogor.

Pada hari terakhir, diadakan simulasi pertanggungjawaban BOS oleh Tim Asistensi BPKP Prop. Jawa Barat. Di akhir pelatihan diadakan evaluasi terhadap para peserta, baik secara lisan maupun tulisan.

Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, sekolah–sekolah di Kabupaten Bogor menguasai teknis pengelolaan BOS (perencanaan, pelaksanaan, pelaporan keuangan, perpajakan, dan pembukuan) dengan sebaik-baiknya.