Di era digital yang serba cepat, tantangan belajar bagi remaja tak lagi sekadar memahami pelajaran sekolah. Godaan rasa malas yang sering kali menjadi permasalahan khususnya santri dalam belajar di karena kan aktivitas seharian menjadi tantangan terbesar bagi santri untuk fokus pada belajar. Rasa malas hadir dikarenakan minimnya keinginan dan motivasi dalam belajar.
Belajar tidak hanya soal duduk di meja dan membuka buku, tetapi juga tentang bagaimana memahami pelajaran, kemandirian dalam mengatur waktu dan ke-istiqomahan dalam menjaga rutinitas belajar. Berikut tujuh langkah belajar ala santri yang menyenangkan dan mudah dipraktikkan juga terbukti efektif meningkatkan fokus belajar:
- Tetapkan Tujuan Kecil yang Mudah Dicapai
Memulai dari target harian seperti menyelesaikan satu bab atau menghafal lima kosakata. Target kecil memberikan rasa berhasil yang meningkatkan motivasi hingga muncul keinginan dalam meningkatkan target yang semakin lama semakin banyak dan itu lebih baik, dimulai dari sedikit sehingga kamu tidak terbebani. - Atur Jadwal Belajar yang Konsistensi
Konsistensi jauh lebih penting daripada durasi yang panjang. Bahkan 20–30 menit per sesi sudah cukup jika dilakukan secara teratur setiap hari. Jangan memaksakan kamu untuk belajar berjam-jam karena itu akan menurunkan semangatmu hingga kamu akan malas untuk belajar. - Gunakan Metode Belajar Variatif
Metode seperti pemetaan pikiran , membaca nyaring, atau belajar kelompok dapat menghindari rasa jenuh. Otak bekerja lebih aktif saat metode belajar tidak monoton. Dan ajaklah temanmu untuk berdiskusi dan bertukar pikiran sehingga kamu tidak fokus pada satu pemikiran, bukalah wawasanmu dengan teman-temanmu.
- Hindari Distraksi
Jauhkanlah hal-hal yang membuat Anda tidak fokus dalam menyelesaikan target belajarmu, karena itu sangat mengganggu fokusmu terhadap pelajaran yang sedang kaupelajari.
- Ciptakan Lingkungan Belajar Nyaman
Meja rapi, pencahayaan cukup, dan udara segar dapat meningkatkan mood serta fokus. Lingkungan yang nyaman membuat belajar terasa lebih mudah. Jika kamu merasa jenuh di dalam ruangan maka cobalah belajar sambil berjalan di luar ruangan, itu akan membuatmu lebih rileks dan otakmu akan terasa lebih segar dalam memahami pelajaran
- Beri Hadiah pada Diri Sendiri
Reward kecil seperti camilan atau waktu istirahat 10 menit dapat menjadi motivasi tambahan setelah menyelesaikan tugas. Jangan terlalu memberatkan tubuh dan memaksakannya sapai kelelahan karena kesehatan fisik sangat penting
- Jaga Kesehatan Fisik dan Mental
Tidur yang cukup mengusahakan tidur 7-8 jam per hari, minum air yang cukup, dan olahraga ringan membantu otak bekerja optimal. Jangan lupa juga nutrisi dan asupan pada tubuh sangat membantu memulihkan stamina juga kesehatan tubuh. Tanpa kondisi fisik yang prima, belajar menjadi jauh lebih berat.
Langkah-langkah ini dapat dipraktikkan oleh siapa saja. Pada akhirnya, motivasi belajar bukanlah sesuatu yang datang secara tiba-tiba, melainkan suatu kebiasaan yang terbentuk dari disiplin kecil setiap hari. Dengan tujuh langkah belajar ini, remaja khususnya para santri dapat membangun kebiasaan belajar yang kuat dan konsisten sebagai modal penting untuk mencapai masa depan yang gemilang.
Dimulai dari disiplin kecil hari ini, dan menyaksikan bagaimana konsistensi mengubah perjalanan studi kalian. Jadikan ilmu sebagai cahaya, modal utama meraih ridha Allah dan masa depan yang penuh berkah. Kesuksesan sejati dalam menuntut ilmu dimulai dari disiplin hari ini, mengantarkan kita menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, dan siap mengemban amanah umat.




