7 Amalan Bermanfaat di Padang Mahsyar
Menu

7 Amalan Bermanfaat di Padang Mahsyar

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email
Amal jariyah adalah sebutan bagi amalan yang terus mengalir pahalanya, walaupun orang yang meiakukan amaian tersebut sudah meninggal dunia. Amalan tersebut terus menghasiikan pahala yang terus mengalir kepadanya. Hadits tentang amal jariyah yang populer dari Abu Hurairah menyebutkan; bahwa Rasulullah SAW bersabda : ”Apabila anak Adam (manusia) meninggal dunia, maka terputuslah semua (pahala) amal perbuatannya kecuali tiga (macam perbuatan), yaitu sedekah jarlyah, Ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya.” (HR. Muslim) Selain dari ketiga jenis perbuatan di atas, ada lagi beberapa macam perbuatan yang tergolong dalam amal Jariyah. blankDalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya di antara amal kebaikan yang mendatangkan pahala bagi orang mukmin setelah yang melakukannya Wafat Ialah Ilmu yang ia ajarkan dan disebarluaskannya, anak shalih yang ditinggalkannya, mushaf (kitab-kitab keagamaan) yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah yang dibangunnya untuk penginapan orang yang sedang dalam perjalanan, sungai (sumber air minum) yang dialirkannya untuk kepentingan orang banyak, dan harta yang disedekahkannya.” (HR. Ibnu Majah) Di dalam hadits Ini disebutkan tujuh macam amal yang tergolong amal Jariyah sebagai berikut :
  1. Menyebarluaskan ilmu pengetahuan yang bermanfaat, baik melalui pendidikan formal maupun non formal, seperti perbincangan, ceramah, dakwah, dan sebagainya. Termasuk dalam kategori ini adalah menulis buku yang berguna dan mempublikasikannya.
  2. Mendidik anak menjadi anak yang shalih. Anak yang shaIih akan selalu berbuat kebaikan di dunia. Menurut keterangan hadits ini, kebaikan yang diperbuat oleh anak shalih pahaIanya sampai kepada orang tua yang mendidiknya yang telah meninggal dunia tanpa mengurangi nilai atau pahaIa yang diterima oleh anak-anak tadi.
  3. Mewariskan mushaf (buku agama) kepada orang-orang yang dapat memanfaatkannya untuk kebaikan diri dan masyarakatnya.
  4. Membangun masjid. Hal Ini selaras dengan sabda Nabi Muhammad SAW yang lain: “Barangsiapa yang membangunkan sebuah masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di surga.” (H R. Muslim) Orang yang membangun masjid tersebut akan menerima pahala seperti pahala orang yang beribadah di masjid itu.
  5. Membangun rumah atau pondok bagi orang-orang yang bepergian untuk kebaikan. Setiap orang yang memanfaatkannya, baik untuk berehat sebentar maupun untuk bermalam dan kegunaan lain yang bukan untuk maksiat, akan mengalirkan pahala kepada orang yang membinanya.
  6. Mengalirkan air bersih secara baik ke tempat-tempat orang yang memerlukannya, atau menggali sumur di tempat yang sering dilalui atau didiami orang ramai. Setelah orang yang mengalirkan air itu wafat dan air itu tetap mengalir serta terpelihara dari kecemaran dan dimanfaatkan orang yang hidup, maka ia mendapat pahala yang terus mengalir. Semakin banyak orang yang memanfaatkannya semakin banyak ia menerima pahala di akhirat. Rasulullah SAW bersabda, ”Barangsiapa membangun sebuah telaga lalu diminum oleh jin atau burung yang kehausan, maka Allah akan memberinya pahala kelak di hari kiamat.” (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Majah)
  7. Menyedekahkan sebagian harta. Sedekah yang diberikan secara ikhlas akan mendatangkan pahala yang berlipat ganda.
Jika kita terancam macet di Padang Mahsyar, tujuh amal unggulan ini mestinya menjadi amalan yang harus kita biasakan. [WARDAN/DR]

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren An-Nur Darunnajah 8 Cidokom Bogor

Pengumuman Kenaikan Kelas Annur Darunnajah 8 Cidokom TA 2019-2020

PENGUMUMAN KENAIKAN KELAS TAHUN PELAJARAN 2019/2020 BISMILLAHRRAHMANIRRAHIM SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR TMI ANNUR DARUNNAJAH 8 CIDOKOM Nomor: 74/TMI-DN8/V/2020 HASIL UJIAN AKUMULATIF SELAMA TAHUN PELAJARAN 2019/2020 PONDOK PESANTREN