Para santri putri terkenal dengan mereka yang memiliki soft skill sebagai bekal dari Pendidikan pesantren. Kepemimpinan, manajemen waktu serta kedisiplinan diajarkan dalam pesantren yang tak ternilai harganya. Membuat mereka tidak hanya membawa pulang hafalan pada saat liburan, tetapi juga membawa skill manajemen waktu dan kedisiplinan yang tinggi, Membuat para santri putri berbeda dari siswi di luar sana.
Kehidupan di pesantren memaksa para santri putri untuk dewasa dan mandiri lebih cepat dibandingkan dengan umurnya. Mereka dididik untuk bisa mengurus diri sendiri, orang lain, bahkan organisasi yang diamanahkan. Berikut adalah lima kemampuan utama yang mereka kuasai secara otomatis:
- Multitasking dan Manajemen Waktu
Dengan banyaknya amanah dan tugas yang diberi, memaksa mereka untuk bisa terbiasa membagi waktu dan serba bisa dalam tugas apapun itu.
- Pintar Berkomunikasi
Tentunya Public Speaking diajarkan di pesantren, Tak heran jika para santri putri dapat dengan mahir berbicara secara lancer di depan banyak orang tanpa gugup sekalipun.
- Dapat Menghemat
Jauh dari orang tua membuat mereka biasa dengan menerima uang saku yang telah ditetapkan oleh orang tuanya, karena itu mereka terbiasa untuk menghemat uang karena jatah uang saku telah ditetapkan orang tua.
- Gak Baperan
Didikan pesantren pasti menghasilkan para santri yang berkarakter kuat, termasuk para santri putri. Walaupun mereka perempuan yang hatinya lembut, tenang aja. Mereka ga sebaperan itu kok.
- Inisiatif yang Tinggi dan Bertanggung Jawab
Dalam hal-hal yang terjadi di pesantren pastilah mereka terlatih untuk belajar dari kesalahan. Dari kesalahan-kesalahan itulah yang membuat mereka mengevaluasi diri dan menjadi pribadi yang bertanggung jawab serta dibarengi dengan inisiatif yang tinggi.
