Di Era Globalisasi, teknologi informasi berperan sangat penting. Dengan menguasai teknologi dan informasi, kita memiliki modal yang cukup untuk menjadi pemenang dalam persaingan global. Kemampuan IT dan Multimedia dalam menyampaikan pesan di nilai sangat besar. Penekanan penting akan memaksimumkan sumber daya manusia di semua sektor, berarti kita akan membutuhkan sistem komunikasi yang sangat efektif. Salah satu peningkatan sumber daya manusia di antaranya adalah memberikan fasilitas sekaligus pelatihan-pelatihan yang mampu meningkatkan kualitas itu sendiri.
Sabtu,(16/02/13) Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining mendelegasikan 5 orang guru yang berkecimpung di bidang Website Pesantren, untuk turut berpartisipasi hadir dalam acara Workshop Broadcasting dan Pertelevisian yang di dukung oleh Tim Baraya (Banten Raya TV) dan TV Online tepatnya di Pondok Pesantren Darunnajah 14 yakni SMK Darunnajah Nurul Ilmi Pabuaran. 5 orang guru tersebut adalah Ust. Deni Rusman, Ust. Mukhrizal S.Pd.I, Ust. Sholeh Ahmad, S.Kom, Ustadzah Putri Khoirunnisa dan Usth. Ucu Musyarofah.
Workshop tersebut di hadiri langsung oleh beberapa delegasi pesantren yang mencakup ke-14 Pondok Pesantren Darunnajah Grup. Dan hal ini merupakan kegiatan yang sangat efektif selain di adakan untuk jajaran dewan guru, di samping itupun di hadiri oleh beberapa santri dari berbagai kalangan pesantren.
Acara di mulai puluk 08.00 Pagi yang di awali dengan Materi Workshop Broadcasting, dalam hal ini di sampaikan langsung oleh salah satu Tim Baraya TV yakni Wahyu Ginanjar, Rita Damayanti dan Deni Damayanto. ke-3 orang tersebut merupakan para Newscaster, Reporter, dan Presenter. Tak salah materi tersebut merupakan hal yang paling di minati, karna melihat kebutuhan masyarakat yang semakin mendesak akan adanya informasi terkini yang harus di sampaikan. Ke 3 pemateri tersebut menjelaskan bahwasannya setiap tugas memiliki karakter masing-masing, diantaranya para presenter harus memiliki mental yang kuat, memiliki wawasan yang luas, komunikatif dan kreatif.
Tak hanya itu, setelah sesi pertama selesai di lanjutkan dengan Workshop Jurnalistik, yang di sampaikan langsung oleh kak Wahid Fauzi salah satu tim Baraya TV beliau merupakan seorang yang membuat script ataupun membuat berita dalam setiap event. Dalam hal ini pemateri menyampaikan bahwasannya siapapun bisa membuat berita karna secara tidak langsung, setiap hari kita tidak menyadari bahwa kita telah melaporkan ataupun menceritakan berbagai informasi yang kita dapat hanya belum pernah kita tuangkan ke dalam bentuk tulisan. Tak salah beliaupun memaparkan tips mudah untuk membuat sebuah berita, baik dalam bentuk Straigh News ataupun Feature.
Setelah itu di adakan Video Editing, dalam hal ini para peserta di berikan kesempatan untuk terjun langsung belajar menggunakan ataupun meliput suatu kejadian dengan camera. Setelah pengambilan video selesai, pemateripun langsung mengajarkan bagaimana mengedit video yang mudah dan tetap bermutu, dalam hal ini di sampaikan langsung oleh kak Piter Tamba yakni Proggrammer team Baraya TV. Dan di tambah dengan acara talkshow yang diliput langsung oleh tim Baraya TV.
Acara kembali dilanjutkan selepas Shalat Dzuhur berjama’ah, dengan materi Workshop TV Online. Dalam kesempatan tersebut hadir Ust Didi selaku pengelola Web dan Founder Nurul Ilmi TV sekaligus Tv Online Nurul Ilmi, beliau menjelaskan bagaimana cara membuat TV Online khususnya dalam kalangan pesantren, contohnya seperti yang telah di adakan di Pesantren Darunnajah 14 tersebut yakni TV Online Nurul Ilmi. Selain itupun para peserta di berikan pengetahuan tentang situs terbaru yang di buat oleh SMK Darunnajah Nurul Ilmi yakni jejaring sosial khusunya dalam lingkupan santri yaitu www.salampesantren.com.
Acara semakin seru ketika Mc mengumumkan pemenang Doorprize. Acara kembali di lanjutkan selepas Shalat Ashar yakni acara ramah tamah sekaligus perpisahan, di antaranya menyimpulkan seluruh kegiatan workshop yang telah di pelajari dan ditutup dengan pemberian kenang-kenangan bagi setiap peserta Workshop tersebut.
Semoga dengan di adakannya kegiatan tersebut dapat memberikan ilmu dan wawasan baru yang dapat memberikan banyak manfaat kepada para peserta khususnya dan kepada seluruh masyarakat umumnya, serta mampu meningkatkan kualitas SDM yang ada di masyarakat khususnya di kalangan Pesantren. Menciptakan lingkungan pesantren yang tetap berdasarkan agama Islam yang sarat akan sistem teknologi yang canggih mengingat hebatnya persaingan dunia informasi dan teknologi di zaman era globalisasi seperti sekarang ini.
(WARDAN/Annisa)