5 Asatidz Ikuti program Dauroh di Al-azhar Mesir

5 Asatidz Ikuti program Dauroh di Al-azhar Mesi

Jakarta.dn.com.Puji syukur ke hadirat Allah Swt, Rab yang menyatukan yang terpisah dan yang memisahkan yang bersatu. Shalawat dan salam tercurah kepada Rasulullah, Saw. Setelah menanti beberapa hari, akhirnya 5 orang Asatidz yang mengikuti program Dauroh di Al-azhar Mesir tiba juga, mereka adalah:

  1. Ust. Sulaiman Effendy, Guru dan Asisten Pimpinan Darunnajah
  2. Ust. Muhsinin, Guru dan Kepala Pengawas Madrasah Darunnajah
  3. Ust. Gufron Dardiri, Guru, Kepala Biro Pendidikan, Kepala SMA Darunnajah
  4. Ust. Syahid Marqum, Pimpinan Pesantren Roudhoh Hasanah Medan
  5. Ust. Syarif Abadi, Guru Pondok Modern Gontor

Dengan pesawat Emirate Air, rombongan tiba di Cairo International Airport sekitar pukul 11 siang disambut oleh penasehat IKPDN Mesir Ust. Irwan Maulana, Lc, Ketua DKA IKPDN Mesir, Saudara Nurtrainov, dan IKPDN Mesir Ricko Imano Ghanie, dan beberapa orang dari IKPM Mesir. Selain itu juga tampak Ust. Muhlashon Jalaluddin, Lc selaku staff Atdikbud KBRI Cairo yang juga alumni Gontor menyambut kedatangan rombongan.

 

Rasa gembira tampak terlihat jelas di wajah para asatidz yang sudah sangat dirindungan oleh para alumni yang pernah beliau didik, lelah selama perjalanan rasanya hilang ketika bertemu dengan anak-anaknya. Rombongan asatidz juga berbarengan dengan kedatangan beberapa anggota DPR RI yang mengadakan kunjungan kerja ke Cairo. Setelah proses pengurusan di bandara selesai, rombongan langsung dibawa ke sekretariat IKPDN Mesir yang terletak di kawasan Rab`ah.

Di sudut lain kota Cairo, beberapa anggota IKPDN Mesir lainnya sudah tampak penasaran menunggu kedatangan para rombongan, sejak pagi hari mereka mempersiapkan acara penyambutan di sekretariat layaknya seorang anak yang akan dikunjungi ayahnya. Selain anggota IKPDN Mesir, tampak juga beberapa alumni Pesantren Raudhatul Hasanah.

            Setelah beberapa menit beristirahat, acara ramah tamah dimulai dengan dimoderatori saudara IKBAL Haqqi Tamam. Acara diawali dengan pembacaan kalam ilahi oleh saudara Haninurahman, dilanjutkan sambutan dari penasehat IKPDN Mesir, ketua IKPDN Mesir, Ketua IKPM Mesir dan Ketua IKRH Mesir. Dalam sambutannya, para ketua mengucapkan rasa syukurnya akan kedatangan para tamu yang sudah dinanti-nanti, dan mengatakan bahwa semua anggota siap melayani segala kebutuhan asatidz selama di Mesir, sebagaimana kata orang mesir “ayyu khidmah”, terlebih banyak  anggota IKPDN dan IKPM yang ditinggal di Madinatul Buuts yang akan ditempati oleh peserta Daurah.

            Sebagai kata sambutan pertama dari rombongan, Ust. Syarif Abadi mengatakan kesyukurannya kepada Allah swt, karena diberi kesempatan mengunjungi Mesir, dan menurutnya, ini tidak lain dari keinginan pimpinan pesantren agar dirinya merasakan kebesaran Gontor dan Darunnajah, karena beliau sudah mengajar di Gontor sejak tahun 1971.

            Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ust. Ghufron selaku ketua rombongan. Diawal sambutannya, beliau menyampaikan amanat pimpinan pesantren Darunnajah berupa salam kepada seluruh anggota IKPDN Mesir, beliau juga  menyampaikan titipan sumbangan dana untuk IKPDN Mesir. Beliau mengatakan, kalau saat ini Darunnajah baru bisa memberikan sebesar itu, mudah-mudahan dimasa yang akan datang bisa lebih, sebagaimana yang Ust. Syukry berikan kepada IKPM Mesir. Ust. Gufron juga menjelaskan tentang kegiatan Daurah di Mesir, dari latar belakang sampai programnya, dan beliau mengharapkan agar selama di mesir nanti bisa mendapatkan banyak hal. Disamping itu beliau juga memaparkan sekilas pekermbangan pesantren Darunnajah.     Acara diakhiri dengan doa yang dipimpin ust, Sulaeman. Acara dilanjutkan makan siang dan ramah tamah. Selama masa rehat sebelum masuk ke Asrama Madinatul Bu`uts, para alumni yang sudah sangat merindungan para asatidz tampak mengerumuni untuk bercengkrama santai dengan diliputi rasa bahagia. Hal ini wajar saja terjadi, karena program daurah al-azhar yang diikuti Indonesia terputus sejak beberapa tahun lalu (sekitar tahun 2003).

            Sekitar jam 18:00 Waktu cairo, rombongan akhirnya dijemput oleh mobil dinas KBRI untuk melanjutkan perjalanan ke Asrama, ditengah perjalanan rombongan sempat mampir untuk menukar uang dolar ke Pound Mesir. Rombongan tampak mengamati beberapa sudut kota cairo yang pada hari itu bercuaca sangat enak, sekitar 25o . setelah menempuh perjalanan sekitar 15 menit, rombongan disambut Ust, Muhlason yang sudah menunggu di depan gerbang, terliat juga puluhan alumni Gontor dan darunnajah yang tinggal di asrama menyambut rombongan.

            Rombongan langsung menuju gedung Bait Zakat yang terletak di belakang masjid Asrama, para alumni dengan sigap merapihkan kamar yang terlihat kurang rapih. Alhamdulillah akhirnya rombongan bisa menempati asrama dan menjalani kehidupan baru dibalik tembok tinggi asrama yang sangat sulit ditembus orang luar asrama. Semoga Asatidz bisa mendapatkan banyak hal yang bermanfaat dan kerasan dengan kondisi Mesir ditengah situasi tegang mahasiswa yang akan menghadapi ujian pada Awal Mei ini.

            Akhirnya kami ucapkan selamat datang dan selamat mencicipi air sungai nil. (By.ahmad khoiry Egypt).