Kehidupan yang kita jalani bukanlah sebuah kebetulan, namun merupakan proses yang berkaitan dan akan dipertanggungjawabkan.
Ada 4 fase kehidupan yang akan dijalani oleh sebagian besar bahkan hampir semua anak cucu Adam.
Fase Pertama, Kehidupan Alam Rahim.
Fase ini durasi umumnya adalah 9 bulan 10 hari. Di fase ini calon manusia menjalani kehidupannya di dalam kandungan ibunya. Sang ibu yang sedang hamil mengalami berbagai kesulitan, sehingga Al Qur’an menyebutkan dengan istilah Wahnan ‘alaa Wahnin (kesulitan di atas kesulitan).
Pada saat proses persalinan akan ada 4 kemungkinan ; pertama, ibu dan bayi selamat, kedua, ibu selamat dan bayinya meninggal,maka sang bayi akan jadi simpanan di surga, ketiga, ibu meninggal dan bayi selamat, wanita yang meninggal ketika persalinan dikategorikan syahid dunia, keempat, ibu dan bayi meninggal.
Fase kedua, Kehidupan Alam Dunia.
Rasulullah Muhammad SAW menjelaskan bahwa rata-rata umur umat beliau adalah 60 – 70 tahun. Fase di dunia yang relatif pendek ini, akan sangat menentukan dua fase kehidupan berikutnya.
Untuk kebahagiaan dan kesuksesan hidup manusia, maka Allah SWT telah membekali dengan 4 macam/tingkatan petunjuk : instink, panca indera, akal fikiran dan agama.
Dijelaskan pula bahwa dunia adalah sawah ladangnya akhirat. Apa yang ditanam di dunia akan dipanen kelak di sana. Singkatnya kehidupan dunia digambarkan dengan seorang yang dalam perjalanan jauh, lalu beristirahat sejenak hanya sekedar untuk minum atau atur nafas, kemudian melanjutkan lagi perjalanan tadi.
Fase ketiga, Kehidupan Alam Barzakh.
Inilah alam penantian menuju alam keabadian. Inilah pintu masuk ke alam kelanggengan. Alam kubur ini bisa menjadi taman surga bagi yang mendapat nikmat kubur, pun bisa jadi jurang neraka bagi yang memperoleh siksa kubur.
Bagi yang alam kuburnya jadi taman surga, maka ia menanti kedatangan hari akhir dengan perasaan bahagia sehingga terasa tidak lama. Bagi yang alam kuburnya jadi jurang neraka,maka hari akhir terasa lama tidak kunjung datang dan dia senantiasa tersiksa di dalamnya.
Fase Keempat, Kehidupan Alam Akherat.
Hanya ada dua opsi di sana : syurga dengan segala kenikmatan yang luar biasa atau neraka dengan siksa tiada terkira. Kondisi nyatanya belum terlihat mata, belum terdengar telinga, bahkan belum tedeteksi dalam hati. Itulah mengapa alam akherat menjadi Sangat Luar Biasa.
Semoga kita mau dan mampu menapaki fase kehidupan di dunia ini dengan Ikhlas Lillahi Ta’ala serta full spirit ittiba’ sunnah baginda Rasulullah Muhammad SAW nan mulia. Sehingga kita akan sukses, bahagia dan berjaya di fase alam barzah dan alam akhirat, aamiin.
Refleksi Hari Jum’at Barakah, 18/3/2016, 21:48 wib. (Mr. MiM).