3 Macam Haji dan Alasannya

3 Macam Haji dan Alasannya

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram

Secara umum haji itu dibagi menjadi tiga, apa aja sih?

Loading...

yuk kita simak macam macam haji dan penjelasan berikut ini

Landasan Dalil Ibadah haji

Sebelum kita membahas macam macam haji, perlu diketahui landasan dalil dari pelaksanaan ibadah haji. Dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman: “Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah Adalah Melaksanakan Ibadah Haji Ke Baitullah,

yaitu bagi orang orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barangsiapa Mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam.” (QS Ali Imran: 97)

Macam Macam Ibadah Haji

Setiap jamaah bebas untuk memilih jenis ibadah haji yang ingin dilaksanakannya. Rasulullah memberi kebebasan dalam hal itu, sebagaimana terlihat dalam hadis berikut.

Aisyah berkata: Kami berangkat beribadah bersama Rasulullah dalam tahun Hajjatul Wada’. Di antara Kami ada yang berihram, untuk haji dan umrah dan ada pula yang berihram untuk Haji. Orang yang berihram untuk haji jika ia mengumpulkan haji dan umrah. Maka ia tidak melakukan tahallul sampai dengan selesai dari nahar.

Berikut 3 macam ibadah haji:

  1. Haji Ifrad
  2. Haji Tamattu’
  3. Haji Qiran

Haji Ifrad

Loading...

 

Haji Ifrad merupakan haji yang dikerjakan terlebih dahulu, baru umrah. Dari segi bahasa, kata ifrad sendiri berarti menjadikan sesuatu itu sendirian, atau memisahkan sesuatu yang bergabung menjadi sendiri sendiri.

Haji Qiran

Qiran merupakan jenis haji yang menggabungkan antara niat haji dan umrah sekaligus, karena dikerjakan pada bulan-bulan haji. yang membedakan haji qiran dengan macam macam ibadah haji lainnya adalah adanya kewajiban membayar dam atau denda.

Yakni dengan cara menyembelih hewan qurban (seekor kambing, sepertujuh sapi atau unta) pada tanggal Dzulhijjah atau hari tasyriq.

Haji Tamattu’

Haji tamattu’ ini  merupakan jenis haji yang mendahulukan umrah baru haji. Biasanya disebut sebagai haji bersenang-senang. Bagi yang berhaji tamattu’ wajib untuk menyembelih hewan qurban yakni seekor kambing atau sepertujuh dari sapi atau sepertujuh dari unta pada 10 Dzulhijjah atau di hari-hari tasyriq yakni tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah.

Alasan Terbaginya Beberapa Macam Haji

Alasan mengapa ada macam macam haji adalah karena berkaitan dengan waktu pelaksanaanya. Sebab, jamaah terbagi menjadi beberapa kelompok terbang. Ada yang datang lebih dahulu, dan ada juga yang datang berdekatan di bulan Dzulhijjah.

Nah, akhirnya kita dapat membedakan macam macam haji beseta alasan terbaginya haji menjadi 3 semoga bermanfaat bagi kita semua.

 

Loading...

Pendaftaran Siswa Baru Pesantren Darunnajah