Santri Nurul Ilmi Ubah Mindset Dengan Berkarya dan Berprestasi Santri Nurul Ilmi Ubah Mindset Dengan Berkarya dan Berprestasi

3 Bulan Gratis Di Darunnajah

Darunnajahkids.com-Jakarta, ketika matahari mulai memancarkan cahayanya menerangi bumi ribun santri sudah memutihkan area Monumen Nasional (monas) pada minggu pagi. Ya pada hari minggu (29/3) darunnajah merayakan ulang tahun yang ke 54 dengan mengadakan  Jalan Santai di acara car free day . Pada acara jalan santai yang mengambil tema “Dari Santri Untuk Bangsa” hadir pula sebagai tamu kehormatan wakil pimpinan MPR Bapak DR.H. Hidayat Nurwahid yang sekaligus akan membuka secara  resmi gerak jalan santai tersebut.

Dalam kata sambutanya Hidayat Nurwahid menyampaikan bahwa sekecil apapun nikmat yang Allah berikan harus disyukuri dan selalu ikhlas dalam berbuat. Kita mendapatkan satu bukti bahwa dengan keikhlasan yang  tinggi dengan kecerdasan yang maksimal dengan kebersamaan yang terus diunggulkan maka sebuah kerja termasuk amal soleh melalui pesantren bisa terus berkembang luar biasa, betapa pesantren Darunnajah ini berkembang luar bisa dari yang 3 hektar sekarang sudah lebih dari 600 hektar yang tersebar di Pulau Jawa, Pulau Sumatera, Dan Kalimantan.Ini semuanya menandakan bahwa persantren tidak akan mati dan keberkahanlah yang membuat darunnjah dimudahkan dalam perkembangannya.

Dan pendidikan Islam bukanlah sesuatu yang ditakuti, seolah-olah karena belakangan isu tentang ISIS dan terorisme maka itu artinya pesantren adalah sarang teroris atau jangan ke pesantren. Tapi ternyata terorisme dan isis bukanlah dari pesantren bukan produk pesantren dan juga tidak pernah  diajarkan di pesantren.

Pesantren justru untuk Indonesia, untuk bangsa, untuk Negara, dan  pesantren untuk dunia dengan dibentuknya gerakan pesantren bela Negara yang diprakarsai oleh KH. Mahrus Amin. begitulah fitrahnya presanten, begitulah jatidiri pesantren dan hubungan pesantren dengan Negara

Pada tanggal 22 oktober 1945 KH. Hasyim Asyari tokoh Nahdlatul Ulama yang juga dari pesanten mengobarkan resulsi jihad membela kemerdekaan Indonesia melawan kembali kedatangan penjajah belanda, saya tidak bisa membayangkan nasib bangsa indonesi jika beliau dan pesantren tidak mengobarkan resolusi jihad melawan penjajah.

Tapi dengan bangktinya pesantren dengan resolusi jihadnya mengusir penjajah maka Indonesia tetap langgeng sebagai Negara Indonesia sebagi Negara yang merdeka dan berdaulat seperti yang kita rasakan saat ini.

Itulah pesantren dan itulah darunnajah yang melanjutkan tradisi pesantren yang cinta Negara dan membela Negara. Semuanya itu akan terjadi jika kita selalu bersyuku, dan juga mempunyai semangat, mempunyai badan sehat  serta kuat.

Kalau  tidak berpunya tidak mungkin kita memberi, kalau tidak mempunyai wawasan cinta Negara tidak mungkin kita akan cinta Negara, kalau kita tidak punya kesehatan mana mungkin kita akan membela Negara malah kita harus ditengok dan dijaga tiap hari.

Maka dari itu Jalan sehat adalah salah satu cara efektif untuk menyegarkan kembali tentang ingatan kita akan cinta Indonesia, akan sejarah pesantren  dan sekaligus akan pentingya kesahatan bagi santri khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Dalam sambutanya beliau juga bercerita bawah pernah tinggal di Pesantren Darunnajah selama kurang lebih 3 bulan saat sedang mengurusi studi ke Madinah dan gratis seraya disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

Oleh karena itu beliau berpesan “kalian harus lebih berhasil dan sukses karena kalian bukan hanya nginep 3 bulan tapi bahkan nginep dan hidup bertahun-tahun di pesantren untuk menuntut ilmu. Gunakanlah watu dan kesempatan sebaik-baiknya” pungkasnya. Bukan hanya nginep tapi hidup di pesantren bertahun tahun bisa lebih sukses, Amin (awal)