Kesuksesan dan kemeriahan Peringatan Isra mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Sunatan Massal yang diselenggarakan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor (Sabtu, 09 Juli 2011) atas kerjasama Masjid Baitul Jabbar Bekasi dan Majlis Ta’lim Telkomsel juga RS. Tugu Ibu, semakin lengkap menggenapi kebahagiaan acara tersebut, pasalnya target 100 peserta undangan khitan datang sesuai dengan yang ditargetkan oleh panitia pelaksana.
Sesuai hasil penelusuran melalui tim medis RS. Tugu Ibu juga keterangan dari Panitia Bag. Humas, 100 peserta khitan yang diundang memang tidak semuanya memenuhi datang, karena tercatat, ada beberapa anak datang tapi karena rasa takut melihat prosesi khitan akhirnya membatalkan diri untuk khitan, ada juga beberapa peserta yang konfirmasi kepada panitia yang mengundurkan diri untuk khitan, tapi tanpa alasan.
Namun, kekosongan dari peserta yang mengundurkan diri tersebut otomatis segera diisi oleh peserta khitan yang tidak ada di daftar panitia, yang sangat ingin dan meminta untuk bergabung dengan puluhan peserta khitan lainnya, dan siap untuk di khitan hari itu juga. Tentunya, panitia tidak keberatan selama tidak di luar target yang ditentukan sesuai dengan kesepakatan pihak-pihak yang diajak kerjasama, bahkan tim medis sudah mengutarakan, melebihkan persediaan obat bagi 5 peserta apabila ada tambahan.
Dari mana sajakah 100 peserta khitan massal tersebut? Tentunya ke 100 peserta tersebut tidak akan jauh dan keluar dari anak-anak lingkungan pesantren Darunnajah sendiri, berikut adalah rekapitulasi asal peserta khitan tersebut : Kp. Cipining 7 peserta, Kp. Tipar 8 peserta, Kp. Kalong Dagul 7 peserta, Kp. Leuwi Hieum 8 peserta, Kp. Cibungur 6 peserta, Kp. Citatah 2 peserta, Kp. Bunar 13 peserta, Kp. Tari Kolot 2 peserta, Kp. Mede 7 peserta, Kp. Cimapag 10 peserta, Kp. Leuwi Ceuri 11 peserta, Kp. Toge 6 peserta, Kp. Malangbong 3 peserta, Kp. Sadangan 3 peserta, Kp. Lebakwangi 1 peserta, Kp. Nanggung 1 peserta, Jakarta 2 peserta, Jasinga 1 peserta, Kp. Bolang 2 peserta. Maka bila dijumlah totalkan 100 peserta khitan (WARDAN/Ela Namina)