Beragamnya kegiatan ekstra kurikuler di pesantren merupakan bukti bahwa visi pendidikan pesantren jauh melampaui zamannya. Jauh sebelum Howard Gardner (1987) merumuskan teori kecerdasan majemuk (Multiple intelligences), pesantren seperti Gontor, yang berdiri sejak 1926 telah menerapkan dalam pendidikannya system yang bisa menumbuh kembangkan seluruh kecerdasan yang dibawa oleh teori tersebut.
Selama hidup menuntut ilmu di Pondok Pesantren, santri ‘dipaksa’ untuk aktif mengikuti kegiatan kegiatan ektra kurikuler yang mereka minati. Beberapa diantaranya seperti di bidang olahraga, pramuka, muhadhoroh, organisasi, kreativitas, keterampilan dan lain sebagainya. Mereka dituntut untuk mengelola waktu seefektif mungkin dan mengisinya dengan kegiatan yang bermanfaat tersebut.
Tak heran jika banyak alumninya yang jalan hidup dan karirnya dikemudian hari sejalan dengan apa yang diminati saat aktif di pondok. Contoh klasiknya adalah Ahmad Fuadi, penulis best seller ‘Negeri 5 Menara’ yang memang aktif di kegiatan pers & jurnalistik pondok Darussalam Pos. Bahkan aktifitas pers & jurnalistik tersebut menjadi salah satu adegan penting di novel yang akhirnya diangkat ke layar lebar tersebut.
Mengingat peran strategis tersebut, maka pihak pesantren Annur secara serius menaruh perhatian lebih untuk membangun pondasi ektra kurikuler tersebut. Idealnya, seluruh kegiatan dari hulu ke hilir termasuk pelatihan-pelatihan di kelola seluruhnya oleh santri. Tentu saja sebelumnya mereka harus dibekali modal keahlian dasar untuk berkarya.
Maka Alhamdulillah, workshop-workshop dan pelatihan yang terkait dengan kegiatan ektra kurikuler yang sudah ada di Pesantren Annur ini terus diadakan.
Jum’at & Sabtu di akhir minggu bulan April dua kegiatan workshop diadakan. Workshop Kewirausahaan yang bekerja sama oleh kawan-kawan mentor dari www.sekolahpengusaha-sukses.comyang juga merupakan alumni pesantren.
Workshop lainnya adalah Workshop Pers & Jurnalistik yang fokus melatih santri mengelola majalah dinding pondok, Cidokom Post. Target pelatihan ini adalah berjalannya oenerbitan Cidokom Pos secara regular minimal sebulan sekali. Alhamdulillah, pelatihan ini dibimbing langsung oleh Lukman Hakim Arifin dan Kawan kawan dari Darussalam Pos. Lukman sendiri adalah alumni Darussalam Pos Gontor, mantan wartawan Gatra, Redaktur Pelaksana Majalah Gontor dan pemilik penerbitan Rene di Jakarta (www.renebook.com) .
Posted from WordPress for BlackBerry.
