Workshop Pers dan Jurnalistik di Darunnajah Pusat
Menu

Workshop Pers dan Jurnalistik di Darunnajah Pusat

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

JAKARTA/dn.com-Pers dalam kosakata Indonesia berasal dari bahasa Belanda yang mempunyai arti sama dengan bahasa Inggris press, sebagai sebutan untuk alat cetak. Sehingga secara harfiah pengertian pers adalah media komunikasi cetak seperti surat kabar, majalah, atau bulletin. Namun, pada saat ini pers tidak hanya diartikan sebagai media cetak saja tetapi juga termasuk di dalamnya media elektronik seperti radio atau televisi. Untuk meningkatkan kelancarannya website Darunnajah  maka,Pondok Pesantren Darunnajah mengadakan pelatihan Pers dan Jurnalistik bagi pengelola website Pesantren Darunnajah pusat beserta cabangnya.tanggal 22-23 Januari 2011 di Pondok Pesantren Darunnajah pusat bertempat di Career Centre.  Pelatihan Pers dan Jurnalistik dibuka oleh  Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah yaitu Drs.H.Sofwan Manaf M.Si. karna  Ustad.Drs.H.Sofwan Manaf  M.Si., berhalangan hadir, maka acara ini dibuka oleh Ust. Hadianto Arif  pkl. 10.00 WIB.

Peserta Workshop ini tidak hanya dari Darunnajah pusat saja,melainkan dari berbagai cabang Pesantren Darunnajah  seperti: Darunnajah Cipining,Al-manshur,An-nur Cidokom,Darunnajah Pamulang,Darunnajah 14,Darunnajah Kids ( SD ),Darunnajah Kindergarten /TK,STAIDA,PGTK,STMIK,dan santriwan/santriwati dari Darunnajah pusat beserta cabangnya yang terdiri dari : 5 putra dan 5 putri dari Pondok Pesantren Darunnajah pusat, 2 putra dan 6 putri dari Pondok Pesantren Cabang Darunnajah.

Dengan Nara sumbernya Sri Nanang Setiyono dari Indopos yang membahas tentang bagaimana cara  meliput berita yang baik dan benar serta menjadi jurnalis yang handal. selama workshop serlangsung ada beberapa koreksian-koreksian Min dan plusnya tentang penulisan berita di website Darunnajah ini terutama tentang EYD nya.wah kelihatanya workshop ini sangat menarik banyak sekali ilmu yang di dapatkan dari workshop ini sunguh menyenangkan dalam workshop ini di jelas kan di dalam penulisan suatu berita itu ternyata  kita harus  mengunakan otak kanan dan otak kiri agar para pembaca bisa memahami berita-berita yang kita tulis .

Selang beberapa menit kemudian para pesertapun di kasih tugas untuk buat berita dan di beri waktu 5 menit, 10 menit dan langsung di koreksi oleh Nanang Setiyono Nara sumber Pers dan Jurnalistik dan setelah itu para peserta di tunjuk untuk membaca kan berita-berita yang mereka buat  dan  ada beberapa masukan buat peserta intinya peserta menurut Nanang setiyono sudah bisa dan sudah memahami .cara penulisan berita dan di penghujung acara  Nanang Setiyono memberi peluang  kepara peserta untuk berkomunikasi memalui email. sebelum workshop di tutup para peserta di beri kesempatan untuk memberikan  kesan dan pesan.kesan dan pesan para peserta mereka bilang sangat senang dengan di adakanya workshop ini karena bisa mendapatkan ilmu yang belum pernah di dapet sebelumnya. semoga workshop ini di adakan paling tidak satu tahun sekali atau bahkan satu bulan sekali biar lebih mahir dalam penulisan berita-berita di website.

Tepat pukul 16.00. tgl 23 Januari 2011, Penutupan workshop  di hadiri oleh Drs.H. Sofwan Manaf M.Si. selaku Pimpinan pondok pesantren Darunnajah dengan di iringi Do’a.

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait