Program Wisata Ruhani Islam Darunnajah (WIRIDAN) digagas oleh KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc., sejak beberapa tahun silam. Bapak Kiai mengombinasikan tradisi ziyarah yang sudah mengakar di masyarakat dengan kunjungan kepada para ulama dan kiai (Silatul ilmi).
Wisata Religi Majelis Ta’lim Darunnajah ini diselenggarakan oleh Departemen Humas dan Dakwah Pesantren Darunnajah 2 Cipining pada Ahad, 7 September 2025. Kegiatan ini diikuti oleh total 59 orang peserta, berupaya memperkuat ikatan spiritual melalui ziarah makam pendiri pesantren K.H Mahrus Amin serta Sunan Gunung Jati di Cirebon.
Perjalanan spiritual ini memiliki makna filosofis mendalam sebagai upaya internalisasi nilai-nilai keislaman. Selain memperkuat tali silaturahmi antar anggota majelis, juga menumbuhkan rasa syukur dan mengambil nasihat dari para ulama masyhur. Meskipun tantangan jarak jauh mengondisikan rombongan untuk berangkat sejak pukul 02.00 dini hari, semangat menuntut ilmu para peserta tetap terjaga tinggi.

Inti dari kegiatan WIRIDAN adalah pertemuan dengan KH. Yahya Zainul Ma’arif yang akrab disapa Buya Yahya. Pimpinan Pesantren Al Bahjah Cirebon menekankan bahwa umat Islam memiliki peran krusial dalam perjuangan dakwah dan pendidikan. Beliau mengajak jamaah, khususnya ibu majelis ta’lim, untuk selain fokus pada kegiatan pengajian rutin semata, juga melangkah lebih jauh dalam aksi nyata yang bermanfaat.
Aksi nyata tersebut mencakup pembangunan dan bantuan terhadap madrasah, masjid, dan fasilitas umum seperti sarana wudhu serta toilet yang layak bagi santri. Pengasuh Lembaga Pengembangan Da’wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah itu menegaskan pentingnya kemandirian umat. “Perjuangan dakwah dan pendidikan tidak boleh bergantung pada dana pemerintah, melainkan harus bersumber dari swadaya umat yang ikhlas,” ujarnya.
Buya Yahya menekankan bahwa kedermawanan dan kepedulian terhadap perjuangan agama adalah tanda keselamatan dan bukti cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
Program WIRIDAN yang dibimbing oleh Ustadz Saeful Hadi, S.Pd.I., dan Ustadz Mulyadi Abbas, S.Pd.I., tersebut berhasil mencapai tujuannya untuk menjalin silaturahmi dan menggali hikmah perjuangan dari leluhur serta ulama kontemporer. Diharapkan Majelis Ta’lim Darunnajah 2 Cipining dapat mengaplikasikan nasihat Buya Yahya, menjadikan majelis ta’lim sebagai sumber kekuatan umat yang mandiri dan berdaya guna secara berkelanjutan.
