Setelah dibuka oleh Direktur Tarbiyatul Mu’allimin wal Mu’allimat al Islamiyyah (TMI), ust. Musthofa Kamal, S.Pd.I, M.Ag pada Senin, 22 Maret 2011 lalu, hari ini Ujian Lisan Kelas VI TMI telah selesai dilaksanakan. Ujian lisan ini diikuti oleh para santri kelas VI A ( santri putra asrama), VI B (santri putri asrama) dan VI C (santri putra dan putri non asrama). Kelas VI B menempati ruang ujian di kampus satu, kelas VI A dan VI C menempati ruang ujian di kampus dua.
Bertindak sebagai team penguji adalah beberapa guru senior, antara lain kepala Pengawas Pendidikan Darunnajah, Ust. Muhammad Mufti Abdul Wakil Pulungan, S.Pd.I, Ust. Drs. Abdul Rasyid dan Ust. Jeje Juraemi, S.Ag, keduanya adalah anggota Pengawas Pendidikan Darunnajah, Kepala Biro Pendidikan, Ust. Faruq Abshari, S.Pd.I dan juga bertindak sebagai penguji adalah Direktur TMI yang notabene Kepala MA Darunnajah.
Dalam prakteknya, setiap santri akan dihadapkan pada dua penguji yang sudah stand by di dalam ruang ujian. Untuk Ujian lisan bahasa Arab, setiap santri tidak kurang dari 60 menit berada di dalam ruang ujian untuk menjawab berbagai macam pertanyaan yang telah disiapkan oleh team penguji, dalam kesempatan menjawab secara langsung dan lisan, tentu saja dibutuhkan kesiapan mental yang kuat, tangguh, fair dan jauh dari arogant. Kondisi seperti ini berfungsi untuk membiasakan santri ketika kelak menghadapi munaqasyah skripsi, thesis maupun desertasi, atau ketika interview untuk melamar pekerjaan. Di sisi lain, setiap penguji dan peserta ujian juga dituntut untuk mempraktekkan adabul mujalasah / etika berkomunikasi secara ilmiah.
Pelaksanaan Ujian Lisan ini dibagi dalam dua tahap; dua hari pertama merupakan Ujian Lisan Bahasa Arab, dan dua hari berikutnya Ujian Lisan Bahasa Inggris. Materi ujian lisan Bahasa Arab meliputi; Muhadatsah, Allughah ‘Arabiyyah, Muthola’ah, Mahfudzat, Nahu, Sharf, Balaghah, Mufrodat dan tarjamah. Adapun materi ujian lisan Bahasa Inggris terdiri dari : Conversation, Reading, English, Grammar, Vocabularies dan Translation. Dan hal yang menjadi ‘titik penting’ Ujian Lisan Kelas VI TMI (Imtihan Syafahi Nihai) adalah bahwa semua materi tersebut mencakup seluruh kelas dari kelas 1 TMI sampai 6 TMI.
Seperti yang sudah sering disampaikan oleh pimpinan pesantren, bahwa pelaksanaan ujian lisan diawal sebelum ujian tulis (imtihan tahriri), antara lain memiliki fungsi untuk memberikan kesempatan belajar dan sebagai sistem kontroling persiapan para santri menjelang ujian tulis. Ujian tulis kelas VI TMI akan dimulai Sabtu, 26 Maret – Ahad, 3 April 2011. Seluruh akumulasi nilai ujian lisan dan tulis tersebut akan menjadi tolok ukur kelulusan santri versi pesantren yang akan diumumkan pada agenda Wisuda Santri (haflah Takhrij). Kriteria kelulusan tersebut adalah; Mumtaz/Istimewa (86.00 – 100), Jayyid Jiddan/Baik Sekali (76.00 – 85.00), Jayyid/Baik (66.00 – 75.00), Maqbul/Lulus (56.00 – 65.00). 46.00 – 55.00 dinilai Rasyib/Gagal dan 45.00 ke bawah dinyatakan Rasyib Jiddan/Gagal Sekali. (WARDAN/Mr.MIM)

