Darunnajah-cipining.com- Alhamdulillah sesuai agenda Pesantren. Pagi ini telah resmi dibuka Upacara Pembukaan Ujian Mid Semester 2 di lapangan Futsal, Asrama Kampus 1. Upacara ini diikuti oleh para Ustadz dan Ustadzah serta  seluruh santri baik santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) diantaranya kelas VII A-J, VIII A-J, IX A-H maupun Madrasah Aliyah (MA) diantaranya X A-E, XI A-C dan Intensive. Sedangkan kelas XII A-D (Niha’i) masih melaksanakan Ujian Madrasah Berstandar Nasional, UAMBN.

Pada Upacara Pembukaan kali ini resmi dibuka oleh Al Ustadz Faruq Absori, Biro Pendidikan. Ustadz. Dengan suaranya yang basah-basah serak ini menyampaikan amanat dari Pimpinan Pesantren, KH. Jamhari Abdul Jalal Lc, ‘’santri yang tidak memakai seragam sekolah lengkap untuk maju kedepan’’ ujar ustadz Faruq. Dengan tanggap santri yang tidak berseragam pun maju kedepan berdiri dihadapan para santri yang ikut upacara.

‘’kalian harus menyiapkan pelajaran yang akan diujikan dengan serius agar bisa menjawab soal dengan lancer dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Tinggalkan semua kegiatan dan bermain, untuk belajar. Hindari semua pelanggaran sekecil apapun. Dan dekatkan diri kalian kepada Allah agar mendapatkan kemudahan disetiap mendapatkan kesulitan baik menjawab soal maupun yag lainnya.’’ Ungkap Ustadz Faruq.

Sambutan kedua, dilanjutkan oleh Ketua Panitia Ujian Ustadz Zaenal Muttaqin mengungkapkan dengan tegas ‘’ujian mid semester ini salah satu kriteria kenaikan kelas. Besar kecilnya nilai itu salah satunya ditentukan oleh nilai ujian ini. Maka dari itu kalian haru serius mungkin dan jangan sekaali-kali meremehkan Ujian Mid ini.’’

Saat Ustadz Zaenal Muttaqin mengumumkan bahwa besok libur atau tidak ada ujian.dikarenakan Darunnajah memiliki acara Pertemuan Wali Santri Kelas IX A-H MTs. Upacara ini berlangsung ramai dengan teriakan gembira ‘’horey,Alhamdulillah.’’ujar para santri

Adapun tekhnis pelaksanaan Ujian Mid Semester 2 yang disampaikan oleh Ka. PaNuj  (ketua Panitia Ujian) ini adalah

  1. pengawas menuliskan soal di papan tulis dan peserta ujian wajib menulis soal tersebut dikertas jawabannya
  2. siswa menulis nama, kelas dan materi ujian dipiojok sebelah kanan atas dilembar jawaban.
  3. Tempat, lokasi ruang ujian sesuai dengan ruang kelas masing-masing.

Terakhir Ustadz memakai baju merah pun, Ustadz Nasikhun, kepala sekolah MTs turut bersambutan. Dengan mengingatkan para santri untuk tidak lupa dalam penulisan identitas diri dan soal ujian yang dituliskan oleh pengawas.

‘’kelas 3 MTs dn 6 SMK agar memisahkan diri” ujar ustadz Nasikhun sebelum Upacara ditutup olehnya.

Upacara selesai , Para santri pun bertakbir dan berdo’a. Bergemalah lapangan dengan suara santri yang menghiasi suasana pagi hari ini.

(adawiyah)