JAKARTA/dn charity.org – Tampak pemandangan yang berbeda yang dilihat pada upacara rutin Sabtu pagi, 29 Safar 1434 H/12 januari 2013 di Pondok Pesantren Darunnajah, yaitu seluruh peserta upacara menggunakan pakaian adat betawi, dari mulai pemimpin upacara, guru-guru hingga seluruh santriwan-santriwati TMI Darunnajah. Pakaian Adat Betawi yang mereka gunakan yaitu Santri Putra memakai: baju koko, celana hitam, sarung melingkar di leher dan peci hitam. Sedangkan Santri Putri memakai: gamis.
Berdasarkan keterangan dari Pimpinan Pesantren, Drs.K.H. Mahrus Amin paca ceramahnya sehabis jamaah sholat subuh (Sabtu, 12/1/2013), setiap hari Sabtu ini santri berpakaian adat Betawi. Rencana: pakaian adat Betawi menjadi seragam resmi Sabtu dan Pramuka Ahad, atau seragam tetap: Sabtu Pramuka, dan adat Betawi akan dicarikan hari lain.




